70 Peserta Dari Berbagai Instansi Ikuti Kegiatan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesis (UKBI)

KBRN, Jakarta : Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menggelar kegiatan Koordinasi Diseminasi Pembinnaan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Pemangku Kepentingan. 

Koordinasi Diseminasi Pembinaan Kemahiran Berbahasa Indonesia Bagi Pemangku Kepentingan itu diikuti 70 peserta. Dilaksanakan di Hotel Harris Vertu, jalan Hayam Wuruk  Jakarta, mulai 14 - 15 Juni 2021.

Acara ini dibuka  oleh Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kemendikbudristek, Abdul Khak. 

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Abdul Khak menyampaikan, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) merupakan instrumen yang sahih dan andal untuk mengukur kemahiran penutur berbahasa Indonesia, yang mencakup kontinum aspek kemahiran pada jenjang kemahiran terendah hingga yang tertinggi.

UKBI dikembangkan menjadi UKBI Adaptif Merdeka yang dilaksanakan secara daring sejak diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada 29 Januari 2021.

“Dengan pelaksanaan UKBI Adaptif Merdeka secara daring, peserta uji (peuji) dapat mengikuti UKBI dari berbagai daerah, bahkan luar negeri. UKBI Adaptif Merdeka dapat mengukur kemahiran berbahasa Indonesia tulis dan lisan peserta uji yang meliputi kemahiran mendengar, merespons kaidah, membaca, menulis, dan berbicara," papar Abdul Khak.

Disebutkan bahwa UKBI dapat diikuti oleh masyarakat penutur bahasa Indonesia, baik penutur jati maupun penutur asing, dari berbagai status maupun profesi dengan mendaftarkan diri melalui laman ukbi.kemdikbud.go.id.**

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00