Legenda Bulu Tangkis Markis Kido dimakamkan di TPU Kebon Nanas Jakarta Timur

KBRN, Jakarta - Jenazah legenda bulu tangkis (badminton) Indonesia, Markis Kido dimakamkan di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, pada Selasa (15/6) siang.

Atlet bulutangkis kebanggaan Indonesia, Markis Kido, meninggal dunia saat sedang bermain bulutangkis di GOR Petrolin, Tangerang, Senin (14/6).

Rencananya, jenazah Markis Kido, akan dimakamkan di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, pada Selasa (15/6) siang.

Jenazah almarhun Markis Kido diinformasikan dibawa ke TPU Kebon Nanas dari kediamannya yang berada di Bekasi pada pukul 10.30 WIB.

Di TPU Kebon Nanas, Alm. Markis Kido dimakamkan satu liang dengan ayahnya, Djumharbey Anwar yang telah berpulang lebih dulu pada 2008 silam.

Menurut Info, Markis Kido meninggal dunia diduga karena serangan jantung saat sedang bermain bulu tangkis di Tangerang, Senin (14/6/2021) malam.

Almarhum sempat dilarikan ke rumah sakit Omni Alam Sutera, Tangerang untuk dapat perawatan medis. Namun sayang nyawanya tidak tertolong.

Kabar ini dibenarkan oleh Humas PBSI Broto Happy Wondomisnowo usai menerima informasi jadwal pemakaman Markis Kido dari pihak keluarga yang diwakili mantan juara dunia bulutangkis, Joko Suprianto.

"Info terkini dari pihak keluarga (Joko Suprianto) pemakaman almarhum Markis Kido akan dilakukan di TPU Kebon Nanas, Cipinang, Jakarta Timur, Selasa 15 Juni 2021, berangkat dari rumah duka pukul 10.00 WIB," kata Broto Happy.

Broto juga mengatakan dunia olahraga khususnya keluarga besar PBSI berduka karena kehilangan salah satu atlit terbaik sepanjang masa yang dimiliki oleh bangsa indonesia dari cabang olahraga bulu tangkis.

“Kami dari pihak PBSI dan para rekan atlit menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya bagi keluarga, kami juga merasakan duka yang sangat dalam karena kami kehilangan salah satu atlit bulu tangkis terbaik yang kami miliki”, pungkasnya.

Adik dari Almarhum Markis Kido, Bona Sepatno membenarkan kabar meninggalnya Markis pada jam 7 malam kemarin, dia mengatakan mendapatkan info dari rekan markis Chandra Wijaya.

“Sekitar jam 7 saya dikabarkan kalo uda lagi main terus jatuh dan tidak sadarkan diri, lalu saya telfon coach chandra wijaya dan dia membenarkan info tersebut dan posisi uda sudah berada di IGD rumah sakit omni”, ujar Bona.

Markis Kido berpulang di usia 36 tahun. Selain menyabet medali emas di Olimpiade Beijing 2008, Markis juga sempat memenangi Kejuaraan Dunia pada 2007, serta Piala Dunia Badminton pada 2006 silam.

Di puncak kariernya, ia dikenal sebagai pasangan emas Hendra Setiawan di sektor ganda putra Indonesia.

Kido meninggalkan seorang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri. Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka Jalan Gemak B149, RT 003 RW 009, Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Markis Kido dikenal sebagai salah satu pebulutangkis Indonesia yang banyak meraih prestasi. Bersama Hendra Setiawan, Markis Kido meraih medali emas SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

Lebih dari itu, pasangan Markis dan Hendra juga meraih gelar juara dalam ajang BWF World Cup 2006, BWF World Championship 2007, juga sejumlah seri BWF Grand Prix seperti China Open.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00