Daya tampung negeri terbatas, Disdik Jabar masukkan sekolah swasta pilihan PPDB 2021 di Depok

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi bersama Kepala Sekolah SMAN Depok Usep Kasman saat melakukan monitoring dan evaluasi PPDB 2021 di SMAN 1 Kota Depok, Jumat (11/6).

KBRN, Depok: Karena minimnya daya tampung SMAN/SMKN di Depok, Dinas Pendidikan Jawa Barat memasukkan sekolah swasta sebagai pilihan di PPDB tahun 2021. Sebab daya tampung 15 SMAN dan 4 SMKN hanya 5600 siswa, sedangkan jumlah sekolah swasta di Depok ada sebanyak 133 unit dengan daya tampung 18000 siswa. 

"Ini bagian dari evaluasi yang harus kita lakukan. Perbedaan tahun ini makanya saya masukkan swasta ini bagian dari pilihan dalam zona di PPDB SMAN/SMKN tahun 2021," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supendi saat melakukan monitoring dan evaluasi PPDB 2021 di SMAN 1 Kota Depok, Jumat (11/6/2021). 

Tahun ini, kata Dedi, tagline nya adalah "sekolah dimana saja sama". Oleh sebab itu kenapa sekolah swasta dijadikan pilihan dalam rangka proses pilihan PPDB. 

Namun demikian, sistem ini menimbulkan masalah terkait polemik perbedaan nilai pada jalur prestasi untuk masing-masing sekolah. Dedi meminta kepada orangtua siswa untuk tidak khawatir tentang ketimpangan nilai ini. 

Dijelaskan Dedi, ketimpangan itu terjadi, karena Disdik Jabar membutuhkan standar nilai, pengganti nilai Ujian Nasional. Karena tidak ada lagi nilai UN, Disdik menentukan standar nilai jalur prestasi dengan rumus kalibrasi antara nilai rapor, rangking dan sebagainya. 

"Saya sampaikan kepada para orangtua siswa jangan resah, karena data nilai yang terinput oleh SMP asal, itu adalah baru data versi pendaftaran. Yang nantinya akan dilakukan validasi, verifikasi, artinya data itu adalah belum data final," jelas Dedi. 

Berkaitan dengan validasi dan verifikasi data nilai itu, Disdik Jabar, kata Dedi membutuhkan waktu 2-3 hari kedepan, untuk melakukan evaluasi standar nilai khusus untuk jalur prestasi ini. 

Usai monitoring dan evaluasi PPDB SMAN/SMKN tahun 2021 di SMAN 1 Kota Depok, Dedi bertolak ke Kota Bekasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi yang sama PPDB disana. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00