Budaya harus menjadi Panglima dalam suatu negara, karena Budaya merupakan Identitas Bangsa

KBRN,Jakarta- Sudah Saat nya Pemerintah lebih memperhatikan  budaya, karena semua kreatifitas sehari hari dapat di implementasikan dalam budaya dan budaya menjadi identitas suatu Bangsa.Pendapat tersebut disampaikan Budayawan yang juga Ketua Umum Rumah Budaya Komite Seni Budaya Nusantara, Mayjen TNI ( Purn) Drs Hendardji SH saat menerima kunjungan Dewan Pengawas LPP RRI beserta jajaran dan crew, ke Rumah Budaya Komite Seni Budaya Nusantara di Cipayung Jakarta Timur, Sabtu,18/10/2020.

Rumah Budaya Komite Seni Budaya Nusantara ( KSBN ) yang terletak dijalan Mandor Ali Cipayung Jakarta Timur ini merupakan organisasi masyarakat pencinta budaya. Rumah Budaya KSBN ini dikelola oleh para budayawan  dari 34 propinsi di Indonesia

Mayjen Hendardji mengatakan "organisasi yang mereka bentuk adalah organisasi besar dimana terdapat jumlah pengurus yang cukup banyak sekitar 89 orang dari berbagai daerah.

KSBN mempunyai misi tentunya Kata Hendardji, yang sangat berharap  Budaya menjadi Icon atau identitas suatu negara, apalagi Indonesia yang beraneka ragam  suku, budaya, ragam etnik akan menjadikan identitas suatu negara semakin jelas." Misi memperkenalkan budaya Indonesia agar Indonesia lebih di kenal budaya nya, seperti wayang orang, wayang kulit, tari tari daerah, kain tenun dari berbagai daerah, kerajinan tangan lain nya, jenis jenis permainan anak ,semua diperkenalkan di KSBN" tutur nya.

Hendardji mengatakan dirinya ingin  menolong para Pengrajin" Saya menginginkan   memasarkan hasil para pengrajin dengan cara memperpendek rentang agar bisa menekan angka produksi sehingga dapat diminati masyarakat dengan harga yang terjangkau" ungkapnya.

Hendardji juga mengusulkan"  jika empat pilar kebangsaan bisa di implementasikan dalam bentuk pentas seni budaya pastinya akan semakin menarik, dan minat masyarakat menonton budaya indonesia akan semakin antusias." terutama mengajak kaum milenial untuk kenal dengan budaya bangsa, " kilahnya semangat.

Rumah Budaya KSBN dibentuk pada Februari 2017 dimana sebelumnya, tahun 2014 menggelar pesta seni di Kota Tua selama empat hari dari pukul 10 pagi hingga Pukul 20.00 wib.

 Hendardji mengatakan " dalam pagelaran seni di kota tua antusias warga sangat baik.dimana tempat berkumpulnya para seniman,dari 34 propinsi yang bisa hadir 20 propinsi ,dari pagelaran seni tersebut semakin banyak.para pelaku seni bergabung dalam KSBN" terang nya

Ketika ditanya kiprahnya Rumah Budaya KSBN, di manca negara,Hendardji mengatakan" sudah beberapa negara seperti Amerika Serikat,Amerika Latin, Rumania,Afrika, Mesir, Maroko,Al Jazair,Afrika Barat,Eropa Barat dan Asia, dimana antusias warga asing disana sangat bagus " jelasnya.

Tetapi dalam hal ini Mayjen ( purn) Hendardji masih merasa kecewa dan  berharap agar Pemerintah lebih memperhatikan budaya, karena menurutnya budaya seperti di "anak tirikan",  dan dirinya akan terjun untuk membantu agar budaya tidak menjadi anak tiri di negara Indonesia"harapnya.

Diakhir pembicaraan dengan Tim RRI Hendardji mengatakan agar dapat bekerjasama dengan RRI " Kami  butuh media untuk mewujudkan keinginan para budayawan Indonesia,agar budaya menjadi Tuan Rumah di negara Indonesia, dan agar kerjasama ini bisa terjalin " mengakhiri bincang bincang nya dengan RRI.

Sementara itu Dewan Pengawas LPP RRI, Hasto Kuncoro SH mengatakan sangat aprisiated terhadap rumah budaya KSBN " saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan rumah budaya KSBN , dan berjanji akan mengadakan kolaborasi kerjasama antara RRI dengan KSBN untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginan masyarakat," dalam pidato sambutan nya.

Dalam sambutan nya Hasto Kuncoro berharap " kedepan Budaya bisa menjadi panglima  di negeri kita Indonesia sehingga para Budayawan bisa tampil memperkenalkan budaya Indonesia" tuturnya.

Kedepan, dengan adanya kerjasama dengan RRI Hasto Kuncoro mengatakan" aktifitas rumah budaya sangat menarik jika tampilan nya berkolaborasi dgn studio full digital yang sebentar lagi akan diresmikan di Solo yang merupakan  studio digital tercanggih di Indonesia", tutur Hasto.

Kunjungan Dewas RRI beserta jajaran dan Crew disajikan  tarian tarian tradisional dari daerah Lampung, Sumatera Utara dan Tari Topeng Betawi,juga disajikan Fashion show kaun kain hasil pengrajin dari berbagai daerah di Indonesia , serta kuliner nusantara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00