Hari Pertama MPLS, SDN RBS 01 Kenalkan Guru Hingga Tata Tertib ke Peserta Didik Baru

KBRN, Jakarta – Hari Pertama MPLS, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rawa Badak Selatan 01 menggelar program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2020/2021. Siswa diajak diajak berkenalan dengan guru hingga pengenalan tata tertib selama bersekolah. 

Kelapa Sekolah SDN Rawa Badak Selatan 01 Walisa Tri Agustiningsih mengatakan, program MPLS digelar sesuai dengan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 467 Tahun 2020 tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2020/2021. Program tersebut berjalan selama tiga hari, mulai dari Senin (13/7) hingga Rabu (15/7) mendatang.

“Program MPLS di sini (SDN Rawa Badak Selatan 01) berjalan tiga hari. Karena dalam masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) transisi, program ini kami gelar secara daring melalui aplikasi google meet dan live streaming facebook,” kata Walisa saat dikonfirmasi, Senin (12/7).

Untuk kegiatan di hari pertama MPLS, dijelaskannya siswa diajak berkenalan dengan seluruh guru dan pengenalan tata cara pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pada hari ke dua MPLS, siswa akan dipertontonkan video profil sekolah dan cerita dongeng langsung dari pendongeng. 

Sedangkan di hari ke tiga MPLS, siswa akan mendengarkan pemaparan tata tertib bersekolah mulai dari absensi hingga tata cara jadwal mata pelajaran.

“Untuk tahun ajaran 2020/2021, SDN Rawa Badak 01 menerima peserta didik baru sesuai kuota yakni 128 siswa. Ada empat rombongan kelas, yang masing-masing diisi sebanyak 32 siswa,” jelasnya.

Dipastikannya, seluruh kegiatan sekolah mulai dari kelas satu hingga enam masih dilakukan secara daring atau PJJ. Komite sekolah dan koordinator kelas akan berperan aktif demi menyukseskan PJJ tersebut.

“Alhamdulillah komite sekolah dan koordinator kelas di sekolah kami turut berkolaborasi dalam menyukseskan PJJ ini yang sebelumnya sudah kami lakukan juga selama tiga bulan pandemi Covid-19 (Corona Virus Desease 2019). Jadi ada kendala misalkan orang tua siswa tidak memiliki perangkat handphone, mereka yang akan menginfokannya secara langsung. Soal waktu pelaksanaan PJJ pun kami sesuaikan dengan kesepakatan orang tua dan guru sehingga tidak ada yang merasa terbebani,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00