Penerapan SIKM Tak Efektif Tekan Penyebaran Covid-19

KBRN, Jakarta : Penerapan pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) di wilayah Jakarta, hingga saat ini masih diberlakukan. Hal tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Jakarta maupun di daerah. 

Salah satu warga Jakarta Umay shaleh mengatakan, meski pemberlakuan SIKM masih diterapkan di Jakarta, Dinas Perhubungan DKI Jakarta diharapkan  dapat lebih memperketat lagi dalam melakukan pemeriksaan di titik-titik check poin. Karena menurutnya, masih banyak warga yang akan keluar Jakarta dan masuk Jakarta tidak memiliki SIKM lolos dalam pemeriksaan.

"Saran saya untuk Pemprov DKI Jakarta, khususnya Dishub untuk memperketat lagi petugas-petugas di lapangan dalam mengecek warga yang datang maupun keluar Jakarta, dalam menggunakan SIKM tersebut. Karena menurut saya kurang efektif. Meski ada SIKM tapi masih banyak warga yang melanggar," kata Umay  di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pemeriksaan dilakukan pada jaringan jalan arteri dan pada simpul-simpul transportasi. Dimana pemeriksaan SIKM dilakukan di stasiun, terminal, dan bandara. Menurutnya, saat ini ada 12 titik pemeriksaan SIKM yakni di Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.

"Pemeriksaannya ada. Makanya di dalam stasiun, terminal, bandara kita periksa. Di jalan cek poin tetap ada. Ada 12. Ada 4 wilayah kota, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat. Masing-masing 4 jaringan jalan arterinya yang diperiksa. Kemudian di masing-masing tingkat Rw ada pemeriksaan," ujarnya. 

Seperti diketahui, Formulir permohonan dan SIKM dapat diperoleh secara daring melalui corona.jakarta.go.id. Apabila permohonan dan persyaratan dinyatakan lengkap, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dapat menerbitkan SIKM secara elektronik dalam bentuk QR code.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00