Tim Monitoring PSBB Transisi Tingkat Kota Jakarta Utara Pantau Pasar Pluit

KBRN, Jakarta - Tim monitoring pengawasan dan penindakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara memantau langsung aktivitas masyarakat di Pasar Pluit, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Sabtu (11/7). 

Saat berada di area Pasar Pluit, Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup (PKLH) Kota Administrasi Jakarta Utara, Ardhan Solihin didampingi Sekretaris Camat Penjaringan, Dwi Pandji Forkiantoro, aparat kelurahan dan pengelola Pasar Pluit meninjau sejumlah fasilitas yang telah disiapkan pihak pasar untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Hari ini sesuai surat tugas dari Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, tim tingkat kota bersama pihak kecamatan dan kelurahan melaksanakan monitoring PSBB transisi di Pasar Pluit. Kami melihat kesiapan dari pengelola pasar dalam menyediakan sarana cuci tangan, penggunaan thermo gun dan mewajibkan pedagang, pembeli dan petugas pasar untuk memakai masker serta menjaga jarak fisik," terang Ardhan Solihin.

Ia menjelaskan, hasil monitoring di Pasar Pluit terlihat bahwa protab protokol kesehatan pencegahan COVID-19 sudah dijalankan.

"Semua yang ada di area pasar sudah terlihat memakai masker. Sudah cukup bagus meskipun ada kelonggaran dari pemerintah di masa PSBB transisi namun protab protokol kesehatan harus diterapkan secara disiplin," ujarnya.

Dalam kunjungannya tersebut, ia juga menghimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di pasar untuk tidak lagi memakai kantong belanja plastik dan segera beralih menggunakan kantong belanja ramah lingkungan sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 142 Tahun 2019.

"Kita harus berikan contoh kepada masyarakat tentang penggunaan kantong belanja ramah lingkungan. Selain itu, juga harus ada peran serta dari pihak pasar untuk terus mensosialisasikannya agar kedepannya terbiasa dan tidak ada lagi pedagang ataupun pembeli yang membawa kantong belanja plastik," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00