Pedagang Pasar Gembrong Bakal Didenda Jika Masih Berjualan Selama PSBB

KBRN,Jakarta-  Para pedagang di Pasar Gembrong Jl. Jend. Basuki Rachmat diberi tahu untuk tidak berjualan di tengah berlakunya peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh jajaran Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur bersama TNI dan POLRI.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kecamatan Jatinegara, Sadikin, mengatakan penegakkan PSBB di Pasar Gembrong ini dilakukan dengan mengajak para pedagang yang masih tetap berjualan di tengah berlakunya PSBB fase ketiga untuk tidak melaksanakan aktifitas jual beli.

Sebelumnya, para pedagang telah menerima imbauan tapi masih ditemukan yang berjualan.“Kami meminta untuk sementara di masa PSBB berlaku untuk tidak berjualan,” pungkas Sadikin, kepada tim Sudin Kominfotik Jakarta Timur, Selasa 2/5/2020.

Ia katakan bidang usaha di Pasar Gembrong ini bukan bidang yang dikecualikan dalam diberlakukannya PSBB.“Jika masih tetap berjualan kita berikan sanksi tegas yaitu kita berikan denda dari Rp 5 juta – Rp 10 juta,” tandasnya.

Sadikin sampaikan nantinya denda yang dikenakan oleh para pedagang tersebut akan langsung disetorkan ke rekening Badan Pengelola Kuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta atau para pedagang yang melanggar tersebut bisa langsung mentransfer ke bank DKI. Begitu juga, Ia menyampaikan, toko tersebut ditutup hingga masa PSBB selesai.

“Jadi penjual bisa langsung membayar atau transfer ke bank DKI atau melalui kita juga bisa dan langsung kita transfer ke bank DKI,” tuturnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00