Kelurahan Pinang Ranti Tetap Fokus Tekan Kasus DBD selama Pandemi COVID-19

KBRN,Jakarta- Di tengah memerangi virus corona atau Corona Virus Disaese 2019 (COVID-19) Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur terus berusaha menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan melaksanakan fogging atau pengasapan (metode membasmi nyamuk).

Menurut laporan, Haris Indrianto, selaku Lurah Pinang Ranti, ada salah warganya yang terjangkit DBD di RT 001 dan RT 015/RW 01. Sehingga dilakukan fogging di kediaman warga terjangkit dan sekitarnya yakni RT 001, RT 010, RT 015, dan RT 018 sebagai tindakan penekanan kasus DBD di wilayah Pinang Ranti.

“Berawal dari adanya warga yang positif DBD, maka kami tindak lanjut dengan fogging, karena berdasarkan PE (Penyelidikan Epidemiologi) harus dilakukan fogging,” ungkap Haris, Rabu, 3/06/2020.

Haris mengatakan, saat ini masyarakat fokus terhadap mencegah COVID-19 dan kemungkinan masyarakat lengah menangani kasus DBD dengan adanya pandemi tersebut. Ia juga menyampaikan kepada para kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) agar terus mengingatkan agar terus gencarkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dengan secara mandiri di tengah adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Padahal para kader sudah berkali-kali kalau hari Rabu dan Jumat melakukan imbauan terus, dengan pengeras suara sambil berjalan di jalan dan gang RT setempat,” pungkasnya.

Haris berharap kegiatan PSN terus digalakkan masyarakat dalam memberantas DBD begitu juga seperti halnya menekan penyebaran COVID-19.

“Dengan kejadian ini, Saya berharap PSN mandiri lebih ditingkatkan dan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) lebih digalakkan lagi,” tuturnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00