Tak Patuhi PSBB, Pelanggar di Check Point Cibubur Junction Diberi Sanksi

KBRN,Jakarta- Petugas gabungan mengawasi dan memeriksa kendaraan yang melintas di check point PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) depan Mall Cibubur Junction, perbatasan Jakarta Timur dan Jawa Barat, Jumat 29/5/2020.

Petugas yang dikerahkan dalam kegiatan kali ini berjumlah 25 orang, terdiri dari terdiri dari Satpol PP Kecamatan Ciracas, Dinas Perhubungan Kecamatan Ciracas, TNI, Polri dan Ormas (Organisasi Masyarakat).

Camat Ciracas, Mamad, mengatakan, pengetatan pengawasan check point PSBB terus dilakukan di wilayah Kecamatan Ciracas. Petugas pun, lanjutnya, tak segan langsung memberikan sanksi sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi DKI Jakarta.

“Tidak ada lagi sosialisasi semua diberlakukan sesuai peraturan yang sudah ada baik dikenakan denda atau sanksi administrasi,” ujar Mamad.

Ia menyebutkan, ini dilakukan untuk menekan angka kasus COVID-19. Ia pun menginginkan agar para warga dapat mematuhi peraturan pemerintah dan protokol kesehatan untuk tetap berada di rumah, jaga jarak fisik, hindari kerumunan dan rajin mencuci tangan.

Sementara itu, Kasatpel (Kepala Satuan Pelaksana) Dinas Perhubungan Kecamatan Ciracas, Basuki, menjelaskan, pelanggar PSBB yang melebihi jumlah penumpang dalam kegiatan hari ini terdiri dari 2 mobil pribadi, 2 mobil penumpang, dan 1 mobil barang. Selain itu, ditemukan juga yang tidak menggunakan masker pada 3 mobil pribadi dan 4 mobil barang.

"Ada sanksi administrasi dari Satpol PP, dan sanksi sosial dengan menyapu jalan," kata Basuki.

Selain itu, Komandan Satpol PP Kecamatan Ciracas, Endarwanto, mengatakan, pihaknya mendata 3 pengendara motor yang tidak menggunakan masker dan dikenakan sanksi administrasi denda Rp100.000, dan 2 orang dikenakan sanksi sosial mengenakan rompi karena tidak menggunakan masker.

Adapun total pelanggar pada penindakan Rabu berjumlah 17 pelanggar."Semua pembayaran denda administrasi langsung disetorkan ke Rekening BPKD (Badan Pengelola Keuangan Daerah) Provinsi DKI Jakarta," pungkas Endarwanto.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00