DKI Targetkan Bebas Campak dan Rubella Pada 2023

Kegiatan Imunisasi Campak dan Rubella di DKI Jakarta

KBRN, Jakarta : Gubernur DKI Jakarta Anies baswedan menargetkan, warga Ibu Kota terbebas dari penyakit campak dan rubella pada tahun 2023. Terkait hal itu, Anies mengajak seluruh masyarakat membawa anak-anaknya untuk melakukan imunisasi, khususnya imunisasi campak rubella. 

"Ajak keluarga, kerabat kita yang punya anak usia 9 bulan sampai 59 bulan untuk manfaatkan itu. Kalau belum, dorong untuk berangkat. Bisa ke Puskesmas, Rumah Sehat, Posyandu, Pos imunisasi dan semua fasilitas kesehatan lainnya. Kita ingin anak kita sehat dan tumbuh dengan baik. InshaAllah Indonesia akan terbebas campak rubella pada 2023," kata Anies di Jakarta, Senin (8/8/2022).

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan, bayi dan balita yang tidak mendapatkan imunisasi campak rubella akan beresiko tinggi terserang penyakit campak dan rubella. Adapun keluhan yang dialami jika terserang penyakit tersebut adalah deman, batuk pilek, ruam merah, saluran pencernaan hingga radang paru dan radang selaput otak.

"Campak rubella keluhannya bisa demam, ruam merah, batuk pilek, saluran pencernaan, radang paru hingga radang selaput otak. Campak rubella salah satu penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi," ujarnya.

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Nasional selama bulan Agustus 2022. Layanan imunisasi anak dibuka setiap hari selama 24 jam, di 44 Puskesmas Kecamatan di wilayah DKI Jakarta. Selain puskesmas, imunisasi juga dapat dilakukan di posyandu, pos vaksin atau daftar melalui aplikasi Jaki. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar