Muslimat NU Setuju Cuti Melahirkan 6 Bulan

KBRN, Jakarta - Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) setuju dengan usulan cuti melahirkan selama enam bulan yang tertulis dalam Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA). Hal tersebut dikarnakan untuk terpenuhinya pemberian ASI eksklusif. 

"Muslimat NU mendukung dan menyambut baik karena menilai usulan cuti melahirkan enam bulan adalah untuk menjamin kesehatan ibu dan anak pada masa awal kehidupan," kata Ketua III PP Muslimat NU Dr. Hj. Mursyidah Thahir dalam keterangannya di Jakarta, Senin. 

Mursyidah menjelaskan, anak-anak sangat membutuhkan asupan ASI eksklusif guna mendukung proses tumbuh kembang yang optimal. "Pemberian ASI eksklusif tentunya akan dapat diberikan dengan baik jika seorang ibu berada dekat dengan anaknya," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar