Dishub DKI Rekayasa Lalin di Sekitar Erection JPO Halte Transjakarta Dukuh Atas 1

KBRN, Jakarta:  Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, akan merekayasa lalu lintas di sekitar lokasi Erection/Penurunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Halte Transjakarta Dukuh Atas 1, yang berada di Jalan Jenderal Sudirman antara Gedung Taspen dan Gedung Indocement. 

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan sesuai dengan tahapan pekerjaan yang dilakukan. 

"Tahapan Penurunan Gelagar JPO Sisi Timur pada  3 Juli 2022 pukul 22.00 WIB - 23.59 WIB. Tahapan awal  melakukan pengurangan satu lajur pada saat persiapan peralatan. Setelah itu pada 4 Juli 2022 pukul 00.00 WIB - 04.00 WIB, dimulai  penutupan lalu lintas Jalan Jenderal Sudirman sisi Timur lantaran gelagar JPO mulai diturunkan. Selama ditutup, lalu lintas dari arah Utara/Bundaran HI dan dari arah Timur/Manggarai menuju selatan/Semanggi melalui : Landmark-Jalan Galunggung-Jalan RM. Margono Djojohadikoesoemo-Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Prof. Dr. Satrio-putar balik-Jalan Jenderal Sudirman; 

Lalu lintas dari Selatan/Semanggi menuju Utara/Bundaran HI berlaku normal. 

- Penurunan Gelagar JPO Sisi Barat pada 4 Juli 2022 pukul 22.00 WIB - 23.59 WIB. Pengurangan satu lajur dilakukan pada waktu itu untuk persiapan peralatan. pada 5 Juli 2022 pukul 00.00 WIB - 04.00 WIB, dimulai penutupan lalu lintas Jalan Jenderal Sudirman sisi Barat untuk proses penurunan gelagar JPO;Selama ditutup, pengalihan lalu lintas arah Selatan/Semanggi menuju Utara/Bundaran HI melalui : Jalan K. H. Mas Mansyur-lurus arah Tanah Abang-belok kanan ke Jalan RM. MargonoDjojohadikoesoemo-Jalan Galunggung putar balik-Jalan Jenderal Sudirman ke arah Bundaran HI;• Jalan Karet Pasar Baru Timur 5 dan Jalan Sahid Sudirman yang menuju Jalan Jenderal Sudirman, dialihkan putar balik ke Jalan K. H. Mas Mansyur;• Lalu lintas dari Utara/Bundaran HI menuju Selatan/Semanggi berlaku normal. 

Sementara, PT Waskita Karya (Persero), Tbk selaku pelaksana pengerjaan erection/pembongkaran JPO, bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan (motorized dan unmotorized) di lokasi pelaksanaan pengerjaan. 

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut, dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar