DPRD DKI Minta Holywings Perhatikan Nasib Karyawan

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani

KBRN, Jakarta : Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani, meminta manajemen Holywings tetap memperhatikan nasib karyawan pasca pencabutan izin terhadap 12 outlet oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Hal ini terjadi akibat dampak dari lalainya manajemen saat melakukan promosi minuman keras yang berdampak pada ketersinggungan umat Islam.

Menurut Rani, DPRD mendukung langkah yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menutup tempat hiburan malam yang menyajikan minuman beralkohol tersebut. 

"Pemprov juga harus memberikan imbauan kepada manajemen Holywings, kalau mereka tidak boleh menelantarkan karyawannya," kata Rani di Jakarta, Senin (27/6/2022).

Secara keseluruhan, kader Partai Gerindra ini menyatakan kepuasannya dengan langkah yang telah diambil Pemprov DKI dalam menyikapi kasus promosi miras menyesatkan ini.

"Selain penutupan 12 outlet, kan para pelakunya juga sudah diproses hukum. Tentunya langkah ini harus diapresiasi, dan juga dijadikan pelajaran bagi para pelaku usaha agar tidak sembarangan membawa agama atau sesuatu yang sensitif kedalam konten promosi produk yang dijual," ujarnya.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings di Ibu Kota. Total ada 12 outlet Holywings yang izin usahanya dicabut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta Benny Agus Chandra mengatakan rekomendasi pencabutan izin usaha Holywings ini berdasarkan temuan dua OPD Pemprov DKI.

"Maka kami selaku Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar