Ini Penyebab Cacar Monyet

KBRN, Jakarta – Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), kasus cacar monyet banyak ditemukan pada pria yang berhubungan seks dengan pria lain. Akan tetapi, sebenarnya cacar monyet memang menular lewat kontak dekat, tidak hanya melalui hubungan seks.

"Penularan komunitas sebagian besar berpusat di daerah perkotaan dan kami sebagian besar melihatnya pada individu yang mengidentifikasi diri sebagai gay atau biseksual, atau pria lain yang berhubungan seks dengan pria karena seringnya mereka melakukan kontak dekat," ujar Kepala Penasihat Medis UKHSA, Dr Susan Hopkins, dikutip dari The Independent, Senin (23/5/2022).

Hopkins meminta untuk memeriksakan diri bagi orang yang pernah berganti pasangan seksual atau melakukan kontak dekat dengan orang tak dikenal, terlebih jika mengalami ruam. Ruam tersebut bisa terasa gatal dan nyeri seiring waktu, serta menyerupai cacar air atau sifilis sebelum nantinya berbentuk keropeng.

Dikutip dari Bloomberg, mengacu pada National Health Service (NHS) Inggris, cacar monyet menular melalui gigitan hewan yang terinfeksi, atau dengan menyentuh darah, cairan tubuh, atau bulunya. Diduga, penyakit ini bersumber dari hewan pengerat seperti tikus dan tupai.

Penyakit ini juga dapat menular saat konsumsi daging hewan yang terinfeksi dan jika daging tidak dimasak dengan benar.Seperti yang sudah dipaparkan, cacar monyet menular lewat sentuhan kulit dengan pakaian, tempat tidur, atau handuk yang digunakan oleh pengidap cacar monyet. Pun juga ketika menyentuh area kulit yang melepuh atau koreng, serta berada jarak dekat dengan pasien cacar monyet yang batuk atau bersin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar