20 Tuna Netra dan Marbot Ikut Pelatihan UMKM

KBRN,Jakarta-  20 Tunanetra dan Marbot akan mengikuti pelatihan Wira usaha  untuk pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid 19.

Asisten Perekonomian Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kota  Jakarta Timur, Kusmanto, usai memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Peresmian Galeri JakPreuner, Peresmian Warung JakPreuner Dekranasda, Panen Raya di  Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa, 7/12/21.

Kusmanto menyebutkan, dalam rapat ini juga membahas acara utama peresmian JakPreuner dan Dekranasda, pemberian gerobak, green house, dan lainnya, yang telah direncanakan sebelumnya. Namun, kegiatan diundur dari awal Desember 2021 menjadi minggu ketiga Januari 2022. Sebab, mengikuti peraturan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3 atau peraturan pengetatan lain dari Pemerintah.

Baginya, pengunduran waktu ini dapat diambil sisi positifnya agar bisa melakukan persiapan acara lebih baik lagi, sesuai yang diharapkan.

“Mudah-mudahan di situasi minggu ketiga situasi makin membaik dari pandemi Covid 19, sehingga kita bisa melaksanakan acara ini," ujarnya. 

Kegiatan ini, turut didukung oleh Raja IT Basuki Surojo (Cobaz), yakni dalam pemberian pelatihan bagi pelaku usaha yang telah menerima gerobak UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

"Cobaz (Raja IT) ini mempunyai program sejalan dengan bapak Wali Kota Jakarta Timur dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid 19,” ujarnya.

Ia menyebutkan, nantinya sekitar 20 pelaku UMKM terdiri dari 10 tuna netra dan 10 marbot dari masing-masing 10 Kecamatan di Jakarta Timur yang akan mengikuti pelatihan tersebut.

“Jadi bukan sekedar pemberian bantuan tapi juga ilmu, yang akan dilaksanakan pada 6 Desember nanti,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar