FOKUS: #PPKM MIKRO

Lomba bercerita anak RRI Jakarta Terapkan Prokes Ketat

KBRN, Jakarta : Lomba bercerita anak tingkat pelajar sekolah dasar dan anak putus sekolah dengan tema "lomba bercerita anak dengan harapan" yang tengah berlangsung di RRI Jakarta tepatnya di auditorium yusuf ronodipuro lantai 2 RRI Jakarta berjalan dengan lancar dan sesuai protokol kesehatan.

Para peserta yang sebelumnya mengirimkan video bercerita, diputar di RRI jakarta untuk selanjutnya dilakukan proses penjurian oleh Tiga orang juri terdiri dari pihak RRI, psikolog anak dan pendongeng nasional. Auditorium yusuf ronodipuro hanya dihadiri oleh juri, dan beberapa tim pelaksana lomba bercerita anak. Acara turut dihadiri kepala stasiun RRI Jakarta, Enderiman butar butar. 

Terdapat 27 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di jabodetabek yang mengirimkan karyanya ke RRI Jakarta. 

Salah satu peserta Raizel Parvaiz Rabbani dari SDN Pademangan Timur 01 Jakarta menyampaikan keluh kesahnya sebagai pelajar di tengah pandemi covid-19. Dan berimajinasi memiliki sekolah masa depan tanpa dihadapkan virus.

"Karena virus corona ini kita jadi tidak bisa sekolah dan bertemu teman-teman. Andai aku punya sekolah masa depan, nanti akan ada berbagai kelas disana," ujar Raizel pada rekaman berceritanya yang diputar di Auditorium Yusuf Ronodipuro, RRI Jakarta, pada Senin 2 Agustus 2021.

Tak hanya Raizel, Belva Aina dari SDIT Al Khoir Cikande Mengeluhkan hal serupa dengan Raizel. 

"Sekarang sekolah cuma bisa dari rumah, karena virus ini," terang Belva

Diketahui, nantinya pemenang pertama lomba bercerita anak di RRI Jakarta akan mewakilkan RRI Jakarta di tingkat Nasional pada 3 Agustus 2021.

Sementara, Penjurian di tingkat nasional dimulai 09 agustus 2021, untuk  memilih 10 terbaik yang akan diumumkan pada tanggal 11 September 2021, bertepatan dengan Perayaan Hari Radio ke-76. 

Ditempat yang sama, Kepala stasiun RRI Jakarta, Enderiman Butar-Butar saat diwawancarai Reporter Yuninta Aisara,  berharap melalui kegiatan lomba bercerita anak ini, anak-anak dan orang tua dapat berkolaborasi mengisi waktu luang di tengah pandemi covid-19. Peran orang tua kata Enderiman sangat dibutuhkan untuk membimbing, membina serta mengetahui kecerdasan hobi dan bakat anak.

"Kita berharap dengan kegiatan ini anak anak kita bisa mengisi waktu kosong di tengah pandemi, dan disinilah keterlibatan orang tua membimbing anaknya dan mengetahui kecerdasan anaknya", ujar Enderiman

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00