Siswa Difabel Butuh RRI Guru Keliling

KBRN, Jakarta : Rizky salah satu siswa difabel dari jutaan anak di Indonesia akhirnya meraih kebahagian, lantaran dapat mengenyam pendidikan ditengah pandemi Covid-19 yang kini sudah 8 bulan sejak medio Maret lalu.

Corona virus yang menjadi musibah ini, tidak hanya dunia ekonomi yang mengalami reses, namun tak pelak juga berimbas pada pendidikan nasional yang dialami siswa-siswi, mahasiswa maupun juga siswa difabel. Sebelumnya Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2020 ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan strategi penerapan kegiatan belajar di masa pandemi Covid-19 ini. 

Sebagai upaya untuk menegakkan Kegiatan Belajar Bengajar (KBM) di tengah Pandemi Covid-19, Kemendikbud telah mengatur kebijakan melalui Surat Edaran Nomor 4 tahun 2020 Kementerian Pendidikan yang memuat empat hal tersebut. Ada empat pokok utama strategi yang diusung Kemendikbud diantaranya pembelajaran secara daring.

Memaknai hal tersebut, Lembaga Penyiaran Publik LPP RRI secara cepat tanggap langsung memberikan pelayanan pendidikan nasional dengan membuat gagasan program belajar radio, dengan menghadirkan guru di studio, kini inovasi lainnya adalah RRI menghadirkan program belajar di Radio Republik Indonesia (RRI) "Guru Keliling".

"Guru keliling adalah simpati kita terhadap anak-anak kita yang berkebutuhan khusus. Kita bayangkan saja, anak-anak yang tidak berkebutuhan khusus masih sulit berkonsentrasi menjalani belajar daring, apalagi terhadap anak yang berkebutuhan khusus,tentu akan sangat sulit bagi mereka untuk berkonsentrasi," kata Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Soleman Yusuf di Jakarta, (27/11).

Soleman menuturkan,, kinerja tersebut mengacu pada Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31, UU No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran serta Visi Misi LPP RRI, PP No. 11 tahun 2005 tentang Penyelenggaraan LPP, PP. No 12 tahun 2005 tentang LPP

"Ya semua bermuara pada, Undang Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 yang berbunyi setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Makna ayat 1 pasal 31 UUD 1945 tersebut bahwa pendidikan berhak didapatkan inisetiap warga negara tanpa terkecuali."tegasnya.

Sementara, Kepala Stasiun RRI Jakarta, Enderiman Butar-Butar menerangkan, sebelum turbulensi pendidikan pada anak siswa yang memiliki kebutuhan khusus ditengah pandemi yang belum selesai ini, pihaknya jemput bola.

"Benar, kasian mereka, siapa lagi kalau bukan kita-kita yang bertindak untuk mencerdaskan anak-anak itu, itu lah peran RRI sesungguhnya tidak ada batasan, dan memang benar RRI tetap berada di tengah masyarakat," ucap pria lulusan Lemhanas itu sesekali mengusap air mata saat berbincang  siswa difabel.

" Jadi begini, kendala kami dilapangan yang kita temui diantaranya Jakarta masih zona merah, masih dilakukan PSBB transisi, namun seiring komunikasi yang baik dengan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan kita juga menggandeng guru specialis serta mengacu pada protokol kesehatan, ya hasilnya cukup bagus,"tuturnya.

Dalam pantauan kami di program belajar di Radio Republik Indonesia (RRI) "Guru Keliling" bersama tim dan Guru Terapis dari RS Harapan Kita Bapak Tarno, menyambangi kediaman salah satu siswa berkebutuhan khusus Rizky. 

Dengan telaten Pak Tarno mengajarkan Rizky yang memakai kemeja warna merah muda itu dengan kartu yang bergambar binatang.

"Mana gambar Kambing..., Sekarang gambar buaya..., Sekarang gantian ambil gambar gajah... Kangguru mana...,"ucap pak Tarno yang hobby berpakaian Batik.

Menurut Pak Tarno, Nak Rizky yang berusia 9 tahun, motorik kaki belum bisa jalan, motorik tangan menghambat dia belum bisa melakukan aktivitas kesehariannya termasuk juga kemampuan bicara yang belum maksimal. 

"Benar sekali, saat kita mau melakukan interaksi seperti ini, kita harus bulatkan perasaan ini harus senang, karena anak seperti Rizky itu tau kalo kita lagi perasaanya lagi ga enak anak itu pasti marah, tapi sebaliknya, kalo kita senang, anak itu lebih antusias belajarnya, lihat saja itu, berulang kali, Rizky menengok mas yang membawa kamera, karena dia sangat antusias, ini lah bedanya dengan mengajarkan dengan yang normal,"kata Pak Tarno.

Program Belajar di RRI “GURU KELILING” yang sudah mendapat apresiasi dari BNPB, DPR dan Wapres ini sejak 7 Oktober 2020 secara serentak menyiarkan setiap hari Rabu pukul 10.00 -11.00 WIB, 11.00-12 WITA, 12.00-13.00 WIT. Khusus di RRI Jakarta disiarkan melalui RRI PRO 2 Jakarta@Pro2Jak, 105 FM • http://instagram.com/pro2jak • 0811800105 (WhatsApp), and get 'RRI PlayGo' on PlayStore or AppStore.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00