Optimalkan Pelayanan Non Tatap Muka Dengan “Pandawa”

KBRN, Jakarta: Whatsapp merupakan salah satu aplikasi perpesanan instan paling populer diseluruh dunia. Fakta ini juga berlaku diwilayah Indonesia, berdasarkan data pengguna internet di Indonesia hingga saat ini sudah mencapai 171 juta jiwa lebih dan 83% dari pengguna internet tersebut menggunakan aplikasi Whatsapp, mulai dari kalangan anak muda hingga lanjut usia.

BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program jaminan sosial yang berkewajiban memberikan pelayanan publik terbaik kepada seluruh pesertanya, melihat hal tersebut sebagai suatu peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan non tatap muka.

BPJS Kesehatan mencanangkan sebuah inovasi berupa kanal Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa). Hal ini juga merupakan bentuk komitmen BPJS Kesehatan untuk mendukung pemerintah dalam menjalankan ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa pandemi Covid-19.

Peserta Program JKN-KIS dapat memanfaatkan kanal Pandawa dengan cara mengirimkan pesan melalui nomor Whatsapp ke nomor yang sudah disediakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan

“Pemberian layanan publik pada masa PSBB merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi BPJS Kesehatan, kami berupaya menurunkan intensitas peserta datang kekantor dengan cara menyediakan kanal Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa), sebagai upaya partisipasi dan pencegahan penularan virus Covid-19,” Ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan Elfanetti secara tertulis, Jumat, (11/09/2020). 

Sebagai inisiator Pandawa, ujar Elfanetti, BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan mengimplementasikan 10 jenis pelayanan administrasi yang dapat diakses oleh peserta melalui Whatsapp. Pelayanan tersebut yakni; perubahan jenis kepesertaan, penambahan anggota keluarga, perubahan identitas kepesertaan, pengaktifan kembali kepesertaan dan lain-lain. 

Selanjutnya : Optimalkan Pelayanan Non Tatap Muka Dengan “Pandawa”

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00