Ngeri, Langgar Jam Malam Bakal di Denda Rp10 Juta di Depok

Petugas Satpol PP Depok saat sosialisasi jam malam kepada PKL di Jalan Raya Margonda

KBRN, Depok : Kebijakan pembatasan aktivitas warga dan aktivitas dunia usaha yang dikenal dengan jam malam di Kota Depok sudah tidak lagi bersifat sosialisasi. 

Wali Kota Depok Idris Abdul Somad telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota Nomor 59 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Pencegahan, Penanganan, dan Pengendalian Corona Virus Desease 2019.

Saat sosialisasi pembatasan aktifitas warga maksimal hingga pukul 20:00 WIB. sedangkan pembatasan operasional toko, cafe, ritel, mini market, midi market, mall, swalayan dan groser hingga pukul 18:00 WIB, sedangkan layanan antar atau delivery order maksimal hingga pukul 20:00 WIB.

"Depok masih zona merah penyabaran Covid-19 sehingga pasal 7 Perwal 59 Tahun 2020 diterapkan pada masa PSBB Proporsional Pra AKB hingga dua minggu kedepan 04 September 2020 hingga 28 September 2020," kata Idris dalam rilisnya, Selasa (8/9/2020).

Dalam aturan tersebut, jam malam tidak berlaku untuk aktivitas kedaruratan, layanan toko obat/apotek, layanan fasilitas kesehatan, pekerja yang kembali dari aktivitas bekerja, pekerja shift malam serta petugas yang melaksanakan kegiatan pengawasan, penertiban dan pengamanan. 

Selanjutnya, kepada warga dan pelaku usaha yang tidak taat dengan aturan tersebut, Idris telah menyiapkan sanksinya di Perwal 60 Tahun 2020, berupa denda administratif paling banyak sebesar Rp10 juta, sebagaimana tertuang dalam pasal 16.

Idris mengatakan, kebijakan terbaru PSBB Proporsional Pra AKB di Kota Depok itu untuk mengoptimalkan penerapan protokol kesehatan dalam rangka upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sebagai informasi, Satpol PP Kota Depok dan Bidang Penanggulangan Bencana Kota Depok, telah gencar melakukan sosialisasi pembatasan jam malam bagi aktivitas warga dan pelaku usaha di Depok sejak 31 Agustus 2020 hingga 2 September 2020.

Selama sosialisasi, meskipun belum ada Penindakan Satpol PP menemukan pelanggaran-pelanggaran jam malam di Depok. Utamanya para pelaku usaha kuliner yang mangkal di trotoar atau halaman toko pada malam hari, salah satunya di Jalan Raya Margonda Depok. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00