Orang Tua Diminta Lebih Ketat Awasi Jajanan Anak

KBRN, Jakarta:  Siloam Hospitals Putera Bahagia Cirebon, mengajak orang tua lebih ketat mengawasi jajan dan pola makan anak khususnya periode usia 7-12 tahun. Pasalnya, tumbuh kembang anak pada masa bersekolah terkait erat akan penyebaran Covid-19 yang belum bisa dikendalikan,  karena virus ini tak akan segera menghilang ditengah masyarakat. 

Dokter ahli gizi Siloam Hospitals Putera Bahagia Cirebon, Sherly Silvi Kampi, Amd.Gz, mengatakan Indonesia akan memasuki tatanan kehidupan baru. Dengan demikian, masyarakat harus segera beradaptasi dengan kondisi tersebut.

Karenanya lanjut Sherly, para ibu harus menyiapkan bekal makanan bagi sang anak dengan tetap mengikuti pola makan sehat. Anak pun harus diberi penyampaian akan prilaku baru ini. Jajan tetap diperbolehkan namun terbatas dan mengacu pada protokol kesehatan.

"Anjuran  tatanan kehidupan baru di sekolah dapat mengadopsi dari The Center for Disease (CDC), bagi sekolah-sekolah yang akan dibuka kembali di Amerika saat pandemi Covid-19. Indonesia mungkin bisa mengadopsi sejumlah anjuran tatanan kehidupan baru di sekolah dari CDC tersebut," kata Sherly, Sabtu (11/7/2020).

Adapun anjuran dari CDC sebagai berikut

-    Menggunakan masker

-    Tidak boleh berbagi barang-barang atau peralatan

-    Membersihkan dan mendesinfektan bagian sekolah yang sering disentuh sesering mungkin

-    Lakukan pemeriksaan kesehatan dan temperatur rutin

-    Memasang stiker di lantai agar anak tahu batas jarak aman dengan anak lain

-    Tidak boleh ada antrean di kantin sekolah

" Dimasa New normal saat kelak bersekolah, lalu pauk utama merupakan hal utama dengan menu

 yang beraneka ragam, yaitu makanan pokok, lauk pauk, sayuran termasuk buah-buahan. Disekolah prilaku hidup bersih pun harus disampaikan kepada anak, contohnya sering melakukan cuci tangan dan pilih jajanan sehat", tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Sherly turut mengingatkan agar anak tidak boleh membeli jajanan yang beralaskan kertas bekas pun alas koran. "Terutama gorengan yang sering menggunakan alas kertas bekas serta hindari minuman bersoda", imbuh Sherly mengingatkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00