Mulai Juli 2020 SMAN/SMKN/SLB Depok Bebas Iuran Bulanan

KBRN, Depok : Ada kabar gembira bagi orangtua murid SMAN/SMKN/SLB se Jawa Barat. Karena Gubernur Jabar Ridwal Kamil membebaskan uang iuran bulanan SMAN/SMKN/SLB mulai Juli 2020.

"Benar, mulai bulan Juli 2020 sudah tidak boleh lagi ada pungutan dalam bentuk uang bulanan sekolah," kata Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jabar Wilayah II Bogor-Depok Aang Karyana, kepada RRI, Sabtu (11/7/2020).

Dijelaskan Aang, pendidikan mulai Juli 2020 ditanggung pemerintah melalui Biaya Operasional Pemerintah Daerah (BOPD). Atau disebut juga dengan istilah Dana BOS Pemerintah Daerah.

Per siswa bakal mendapatkan BOPD sebesar Rp145-150 ribu per siswa per bulan. Saat ini ada sebanyak 145 SMAN dan 150 SMKN yang sudah menerima BOPD, termasuk 14 SMAN dan 3 SMKN di Kota Depok.

"Jadi untuk BOPD bulan Juli ini udah turun, totalnya Rp1.8 juta per siswa per tahun," katanya.

Selain BOPD, siswa juga akan mendapatkan dana BOS sebesar Rp1.6 juta per tahun per siswa. Perbedaan BOS Pusat dengan BOPD adalah, BOS Pusat diberikan dalam setahun sekaligus, sedangkan BOPD diberikan setiap bulannya.

"Pokoknya intinya Depok-Bogor ngga boleh ada pungutan bulanan untuk SMAN, SMKN dan SLB. Kan sudah BOPD dan BOS Pusat. Tapi kalo orangtua mau menyumbang ke sekolah, ya silahkan," tuturnya.

Sebelumnya, sejak Pemprov Jabar mengambil alih pengelolaan SMAN/SMKN dari Pemerintah Kota Depok per Januari 2017. Setiap tahun secara konsisten SMAN/SMKN Depok melakukan pungutan iuran sekolah (SPP) kepada siswa dengan besaran yang bervariasi ditiap sekolahnya, yakni mulai dari Rp250-450 ribu per bulan.

Alasannya, untuk menutupi biaya operasional sekolah lantaran dan BOS Pusat dan dana BOS Provinsi tidak mencukupi kebutuhan tahunan sekolah, saat itu.

Beruntung, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengambil kebijakan membebaskan uang bulanan sekolah untuk tingkat SMAN/SMKN/SLB se Jabar per Juli 2020.

Sebagaimana diberitakan, Pemprov Jabar telah menyiapkan anggaran mencapai Rp1.42 triliun untuk membebaskan uang SPP tahun ajaran 2020/2021.

Selain sekolah negeri, sekolah swasta juga diberi bantuan walaupun tidak penuh. Dalam program bantuan pendidikan menengah universal dianggarkan Rp550 ribu per siswa setiap tahun. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00