Lindungi Hewan Ternak Dari PMK, DKPP Bogor Percepat Vaksinasi

KBRN, Bogor : Mewabahnya penyakit kuku dan mulut (PMK) yang menyerang ratusan ternak sapi di kota Bogor harus menjadi perhatian serius dari semua pihak, khususnya para peternak dalam menjaga dan melindungi ternak-ternaknya agar terhindar dari paparan wabah PMK.

Pemberian pakan yang baik, selalu menjaga kesehatan dan kebersihan kandang, menjadi kunci penting dalam upaya melindungi ternak dari penularan wabah PMK.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bogor, drh. Anizar menjelaskan, penyakit kuku dan mulut (PMK) yang disebabkan oleh virus PMK sangat menular dan mematikan pada hewan ternak berkuku belah seperti sapi kerbau domba atau jenis lainnya. PMK sendiri sampai dengan saat ini memang belum ditemukan obatnya. 

"PMK ini kan disebabkan oleh virus jadi belum ada obatnya. Akan tetapi penyakit ini masih bisa dicegah dengan cara menjaga ternak dari paparan virusnya. Misalnya dengan menjaga kebersihan ternak dan kandang, rutin disemprot disinfektan, pemberian vitamin atau empon empon dan pemberian pakan yang baik sehingga mampu menjaga dan meningkatkan daya tahan atau imun ternak dengan harapan tidak mudah sakit atau terpapar PMK," jelasnya, saat melakukan vaksinasi PMK di lokasi ternak sapi Karya Tohaga, di wilayah RW01, Kelurahan Cibadak, kota Bogor. Kamis, (30/06/2022).

Lebih lanjut Kabid Peternakan Kota Bogor itu menyampaikan, meski PMK tengah mewabah di Bogor sekarang ini, ia tetap meminta masyarakat khususnya para peternak untuk tidak panik dalam menghadapi situasi ini. 

"Yang pasti walaupun PMK ini sangat menular dan mematikan pada ternak, namun kita tetap tidak boleh panik. Jika melihat ada sapi atau ternak bergejala PMK cepat dilaporkan dan segera dilakukan isolasi untuk penanganan lebih lanjut agar yang sakit itu tidak menulari sapi lainnya," sarannya.

Drh. Anizar juga mengaku untuk saat ini Pemerintah Kota Bogor dalam hal ini DKPP juga terus berupaya untuk menyelamatkan semua ternak sapi dan kerbau yang masih sehat dari wabah PMK. 

"Karena keterbatasan personil dan kuota dosis vaksin yang kami terima, vaksinasi PMK di Kota Bogor saat ini difokuskan pada ternak sapi dan kerbau saja. Ya...sama seperti vaksinasi Covid-19 pada manusia, vaksin PMK ini hanya diberikan kepada ternak yang kondisinya sehat. Kalau yang sakit ya belum bisa divaksin," tegasnya.

Seperti yang telah diberitakan, bahwa program vaksinasi masal PMK pada ternak sapi di wilayah Jawa Barat secara serentak telah dimulai sejak Selasa 28 Juni kemarin. Dalam program tersebut kota Bogor mendapat jatah kiriman sebanyak 900 dosis vaksin.

"Saat ini sudah ada lebih dari 600 ekor sapi di kita yang positif terpapar PMK. Paling banyak itu terdapat di lokasi peternakan kandang sapi  perah di Kelurahan Kebon Pedes dan di lokasi peternakan sapi yang ada di RPH Bubulak," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar