Majelis Telkomsel Taqwa dan YDBM Berikan Bantuan Guru Ngaji

KBRN, Jakarta : Jumlah guru ngaji di nusantara saat ini mencapai 928 ribu. Dari jumlah tersebut hampir 40 persen guru Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Taman Kanak-Kanak Alquran (TKA). 

Namun kenyataannya saat ini masih banyak guru mengaji yang mendapatkan upah di bawah Rp 50.000 perbulan atau bahkan tak dibayar.

Menyikapi hal tersebut Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) memberikan bantuan berupa uang tunai, sembako, dan peralatan tulis kepada para guru ngaji yang telah mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiran dengan mengajarkan ilmu agama dan membaca Al Quran kepada anak-anak. 

Salah seorang pengajar bernama Iwan Kurniawan mengapresiasi pemberian bantuan tersebut. Menurutnya bantuan kepada dirinya tidak selalu ia dapatkan. 

"Seneng bisa dapat bantuan, Biasanya saya mengajar mendapatkan imbalan seikhlasnya dari para orang tua murid, tapi InsyaAllah ikhlas, dan pastinya ucapan terima kasih dari para donatur yang sudah memberikan bantuan," tutur Iwan melalui keterangan tertulis, Selasa (24/5/2022). 

Sementara itu Ketua Yayasan Dharma Bangsa Mandiri (YDBM) Ali Nurdin mengatakan program Bantu Guru Ngaji  diluncurkan sebagai bentuk apresiasi kepada para guru-guru ngaji atas dedikasinya membimbing anak-anak belajar Agama. 

"Sehingga kedepan anak-anak tidak hanya berkegiatan main gadget, namun dapat lebih memahami ilmu-agama," katanya

Berkat banyaknya dukungan berbagai pihak, YDBM tetap akan menyalurkan  Program bantu guru ngaji ke sejumlah pelosok negeri. Saat ini terdapat 120 titik penyaluran bantu guru ngaji di seluruh nusantara. 

"Program ini dikemas sebagai program pada Pilar Pendidikan, dan didedikasikan kepada mereka yang masih rela untuk senantiasi mensyiarkan ajaran agama islam dan alquran," tutur Ali

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar