Layanan Jemput Bola E-KTP Menyambangi Pelajar SMA Negeri 8 Jakarta

Sementara, Kasudin Dukcapil Jakarta Selatan Abdul Haris mengatakan, SMA Negeri 8 merupakan sekolah yang ke 10 yang sudah dilaksanakan perekaman E-KTP kepada pelajarnya. Melalui program layanan jemput bola ini, yang dilaksanakan adalah perekaman dan pencetakan E - KTP bagi pelajar SMA, SMK dan Madrasyah Aliyah.

"Bagi pelajar yang usianya 17 tahun  E - KTP-nya langsung di cetak. Namun bagi pelajar  yang usianya 16 tahun, setelah usianya nanti 17 tahun fisik E-KTP-nya akan kami antar langsung kesekolah untuk diberikan kepada pelajar yang bersangkutan", paparnya.

Abdul Haris menyebutkan dalam program layanan E - KTP jemput bola yang dilakukan, hingga saat ini pihaknya sudah melayani sebanyak 1.317 pelajar telah terekam E-KTP. Dari total tersebut, sebanyak 1.006 adalah pelajar yang berdomisili di Jakarta Selatan, sisanya pelajar berasal  dari Jakarta Timur, Utara, Barat dan luar DKI.

"Diperkirakan, jumlah total pelajar yang menginjak usia 16 dan 17 tahun di Jakarta Selatan sebanyak 55.770 siswa. Program layanan E - KTP  jemput bola bagi pelajar akan terus dilaksanakan tanpa mengenal batas tahun, hingga semua terekam dan tercetak" tandasnya.

Ketua KPU Kota Administrasi Jakarta Selatan Agus Sudono, yang turut serta meninjau kegiatan itu mengatakan, kaitan kegiatan tersebut dengan tugas KPU karena salah satu syarat masuk Daftar Pemilih Tetap adalah berusia 17 tahun keatas dengan memiliki E-KTP.

"Jangan sampai terjadi hilang hak pilih para pemilih pemula pada saat pemilu sudah berusia 17 karena belum memiliki E- KTP. Kita antisipasi, Kkita kerja bareng, karena program ini sangat penting untuk mensukseskan tahapan pemilu di 2024 mendatang," imbuhnya.**

Halaman 2 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar