FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Dewi Herlina : Degung Resto PPKM Level 3 Kami Tetap Semangat

KBRN, Jakarta : Bisnis kuliner yang disajikan dalam bentuk cafe dan resto masih menjadi andalan para pelaku UKM di Kampung Tapos, Ciawi, Bogor Jawa Barat. 

Usaha ini kembali menggeliat, meski pandemi masih mendera negeri, Tingkat kunjungan mulai meningkat,seiring berkurangnya level PPKM di sejumlah wilayah. Seperti yang dirasakan Dewi Herlina pengelola Degung Cafe dan Resto di Bogor Jawa Barat. 

Meningkatnya kunjungan diperkirakan menghindari kebijakan pemerintah yang akan memberlakukan kebijakan PPKM level 3 jelang libur Nataru bulan Desember mendatang. 

"Alhamdulillah, kita sampai bulan Desember di weekend sudah full alias penuh. Cafe dan resto ini dilengkapi dengan sarana olahraga dan resort." Ujar  Dewi Herlina Pengelola dan Penanggungjawab Degung Cafe dan Resto, saat diwawancarai Reporter RRI Pro1 Jakarta, Deni Supriyadi di Ciawi, Sabtu (27/11/2021). 

Meski meningkat lanjut Dewi, bisnis kuliner yang ia kelola tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi pengunjung.

"Secara manusiawi saya ada kekhawatiran,tapi saya harus yakin usaha ini bisa eksis bejalan, dan kami tetap semangat, selain itu salah satunya menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi pengunjung dan karyawan kami." Terang Dewi Herlina yang memakai gamis berwarna pink.

PSementara itu, emerintah Kabupaten dan Kota Bogor siap mendukung pemerintah pusat terkait penanganan covid dengan menerapkan PPKM level 3. Untuk mendukung program tersebut pemerintah setempat melakukan percepatan vaksinasi,kebijakan pembatasan aktifitas masyarakat dan melakukan penyekatan di sejumlah titik.Salah satunya di kawasan Puncak,Bogor, Jawa Barat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan masyarakat yang hendak bepergian pada saat libur Natal dan Tahun Baru, diminta menunjukkan surat keluar masuk (SKM). 

Surat itu kata Dedi dikeluarkan oleh ketua RT setempat dan nantinya surat tersebut akan diperiksa oleh petugas yang berjaga di posko  PPKM skala mikro yang disebar di sejumlah akses masuk wilayah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar