BPJAMSOSTEK Rawamangun Edukasi Pekerja Informal di Pasar Induk Beras Cipinang

KBRN, Jakarta: BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Rawamangun menggelar Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada pengurus dan anggota Paguyuban Sedulur Group Pasar Induk Cipinang (PIC), (24/9/ 2021).

Paguyuban Sedulur Group PIC adalah paguyuban atau komunitas pekerja informal di Pasar Induk Beras Cipinang yang memiliki sedikitnya 120 anggota terdiri dari pedagang beras, pedagang kantin, sopir, dan juru lelang beras (broker).

Turut hadir dalam kesempatan itu, Herry Awal Fajar selaku Kepala Pasar Induk Beras Cipinang, Ketua Koperasi Pekerja Bongkar Muat Pasar Induk Beras Cipinang, Dinul Fikri, dan Penasehat Organisasi Sedulur Group PIC, Darmadi.

Kepala Kantor Cabang BPJMSOSTEK Jakarta Rawamangun, Aland Lucy Patitty mengatakan, pekerja informal saat ini menjadi salah satu target akuisisi BPJS Ketenagakerjaan, karena termasuk dalam golongan pekerja dengan risiko tinggi.

“Tingkat kepesertaan pekerja informal dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan juga masih tergolong rendah, sehingga diperlukan upaya-upaya ekstra dalam meningkatkan cakupan kepesertaan melalui sosialisasi dan edukasi kali ini,” kata Lucy dalam kesempatan tersebut.

Selain itu, sambung Lucy, penting pula bagi pekerja informal baik yang terdaftar maupun yang belum menjadi peserta untuk mengetahui manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, kendati iuran yang dibebankan hanya Rp16.800 per bulan per orang untuk dua program perlindungan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja ( JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Manfaat Santan

Untuk program JKM, setiap pekerja yang meninggal dunia akibat sakit akan mendapatkan santunan sebesar RP42 juta. Sedangkan untuk program JKK, santunan berupa 48 kali penghasilan yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Dan bila sakit akibat kecelakaan seluruh biaya pengobatan yang ditanggung alias tidak terbatas. Jika pekerja meninggal dunia, maka manfaatnya bertambah yaitu mempersembahkan beasiswa bagi dua orang anak hingga lulus perguruan tinggi dengan tanggungan maksimal Rp174 juta.

“Dengan berbagai manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan ini dapat memberikan perlindungan dasar bagi setiap pekerja dan keluarganya, sehingga segala aktivitas pekerjaan bisa dijalani dengan tenang, aman dan nyaman,” ucap Lucy.

Disela kegiatan sosialisasi itu, BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Rawamangun juga memberikan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada dua orang ahli waris dari anggota Paguyuban Sedulur Group PIC, yang meninggal dunia akibat sakit.

Dua orang tersebut adalahh Ida Parida seorang pedagang Pasar Induk Beras Cipinang dengan santunan Rp42 yang diterima oleh Kepala Pasar Induk Beras Cipinang, Herry Awal Fajar, dan juta Rosidi berprofesi sebagai pengawas buruh denganan Rp42 juga yang diterima oleh Ketua Koperasi Pekerja Bongkar Muat Pasar Induk Beras Cipinang, Dinul Fikri.**

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00