Latih kemandirian, Dinsos Depok bekali disabilitas dengan skills

Kadinsos Asloeah Madjr (tengah berdiri) didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kota Depok Nita, sapa peserta pelatihan dan keterampilan penyandang disabilitas di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, Selasa (21/9).
Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kota Depok Nita, sapa peserta pelatihan dan keterampilan penyandang disabilitas di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, Selasa (21/9).

KBRN, Depok: Sebanyak 40 peyandang disabilitas di Kota Depok mendapat pelatihan dan keterampilan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok. Pelatihan dan keterampilan ini berlangsung selama 3 hari mulai 21-23 September 2021, di Wisma Hijau, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Pantauan RRI, ada dua kelas yang dibuka untuk kegiatan pelatihan dan keterampilan bagi penyandang disabilitas ini. Dimana masing-masing kelas di ikuti oleh 20 peserta dari disabilitas tunarungu dan 20 peserta lainnya dari disabilitas tunanetra.

"Kalau saya lihat ini keterampilan mandiri ya, mereka (disabilitas-red) akan mandiri untuk melakukan apa yang di didik disini. Apakah mereka menjadi tukang message atau menjadi marketing menggunakan media sosial," ucap Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono didampingi Kadinsos Asloeah Madjri, disela-sela pembukaan pelatihan dan keterampilan bagi penyandang disabilitas, dilokasi, Selasa (21/9/2021).

Penyandang disabilitas tunarungu diberikan pelatihan komputer dengan melibatkan instruktur yang sudah tersertifikasi. Pelatihan ini untuk mengajarkan peserta bagaimana menjadi marketing, sesuai dengan tuntutan zaman yaitu menguasai teknik pemasaran menggunakan media sosial yang dapat dilakukan secara daring.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi bekal bagi mereka bagaimana caranya memasarkan produk menggunakan media sosial melalui hand phone ataupun laptop untuk bisa bekerja dari rumah," ujar Imam.

Kemudian bagi penyandang disabilitas tunanetra, diberikan pelatihan pijat refleksi. Para peserta diajarkan teknik pijat refleksi oleh instruktur yang berpengalaman untuk menjadi tenaga pijat refleksi yang profesional.

Masih dilokasi yang sama, Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kota Depok Nita Ita Hernita menambahkan melalui kegiatan pelatihan dan keterampilan bagi penyandang disabilitas ini, para peserta akhirnya mempunyai nilai jual ekonomi. Ilmu yang di dapatkan, kemudian dimanifestasikan sesusi talenta yang dimiliki sehingga bernilai jual untuk kemandirian dan kemerdekaan finansial.

"Intinya disabilitas berdaya mempunyai nilai jual ekonomi, semangat untuk maju, berdaya saing sesuai perkembangan era teknologi informasi. dan semoga dengan adanya pelatihan ini para disabilitas dapat lebih mengembangkan talenta untuk maju," tambah Nita. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00