Wujudkan Program Green City, Kota Bogor Mulai Operasikan Bus Listrik

KBRN,JAKARTA:  Bus listrik bantuan PT Bakrie Autoparts yang diklaim bakal menjadi salah satu sarana transportasi publik masa depan, ramah lingkungan mulai mengaspal untuk ujicoba selama 1 bulan kedepan melayani warga, di jalur Bus Transpakuan Koridor 1 trayek Terminal Bubulak- Terminal Baranang Siang, Kota Bogor.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, hadirnya bus listrik di kotanya itu dalam upaya mengakselerasi program pemerintah dibidang transportasi publik perkotaan yang ramah lingkungan (Green City) yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Bogor.

"Untuk saat ini baru ada satu unit bus listrik yang mulai diuji cobakan selama 1 bulan, di jalur korodor 1 Bubulak-Barangsiang. Hadirnya bus listrik ini untuk mendukung program Bogor Green City," kata Bima Arya. Rabu, (04/08/21).

Bima Arya menyampaikan, bahwa uji coba ini diperlukan sebelum nantinya bus listrik tersebut benar-benar mengaspal reguler di Kota Bogor. 

"Saya minta agar tahun depan sudah mulai ada bus-bus listrik lainya yang mengaspal di Kota Bogor. Target dan harapan kami pada tahun 2024 nanti program Bogor Transportation Program (B-Top) itu akan terwujud, walaupun tidak semua," ujarnya.

Kepala UPTD Terminal Bulak, Sumarno mengatakan, hadirnya bus listrik di terminal Bubulak saat ini diharapkan akan membawa perubahan positif pada sistim transportasi di kota Bogor yang lebih baik dan ramah lingkungan.

"Dari beberapa kali uji yang  dilakukan dinas lingkungan hidup memunjukkam bahwa  kualitas udara di terminal Bubulak ini cukup buruk. Untuk itu dengan hadirnya bus listrik seperti ini tentu sangat kita harapkan dapat memperbaiki kualitas udara di terminal ini lebih bersih dan sehat," harapnya.

Bus listrik yang kini mulai mengaspal di jalur Koridor 1 Transpakuan, yakni dari terminal Bubulak-Baranangsiang (PP) secara kasat mata terlihat cukup nyaman.  Bus bantuan pinjam pakai dari PT Bakrie Autoparts tersebut memuliki kapasitas 22 tempat duduk dan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas di dalamnya seperti AC, TV, carger dan laiinya, sehingga terkesan sudah cukup aman dan  nyaman.

"Kalau dari petunjuk teknis yang saya ketahui, bus ini sudah memiliki kapasitas batrai yang  cukup besar. Sebab sekali melakukan pengisaian (dicas) selama -+ 1 jam, dalam kondisi jalan normal mempu menempuh jarak -+250 Km," kata Mujiono, pengemudi bus.(ars)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00