Alumni Taplai Lemhannas Ingatkan Prokes Ketat di Pilkada 2020

KBRN, Jakarta : Alumni Pemantapan Nilai-Nilai (Taplai) Kebangsaan Lemhannas RI mengadakan Webinar “Sukseskan Pilkada Sehat, Aktualisasikan Nilai-Nilai Kebangsaan” pada Kamis, 3 Desember 2020.

Acara yang dibuka oleh Deputi Taplai Lemhannas RI, Laksda TNI Prasetyo Nugroho ini memberikan sumbangsih pemikiran dan pandangan untuk kelancaran pelaksanaan Pilkada 2020.

“Pilkada penting untuk menghadirkan kepemimpinan nasional yang tangguh dan tanggap menghadapi Pandemi Covid-19,” ujar Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, yang turut serta dalam Webinar ini.

Dalam Webinar ini juga disampaikan tantangan dan resiko-resiko penyelenggaraan Pilkada di masa pandemi Covid-19 oleh Kepala SPI RSPAD Gatot Soebroto yang juga Alumni Taplai Lemhannas 2020, Brigjen TNI Subandono Bambang Indrasto.

Menurut dokter Subandono, ada beberapa resiko yang harus dipikirkan penyelenggara Pilkada diantaranya pelayanan pemilih pada pasien Covid-19.

“Meskipun menggunakan alat pelindung diri lengkap, tetap beresiko tinggi. Petugas KPPS harus di bimtek cara menggunakan dan melepas APD sesuai protokol,” katanya.

Dokter Subandono menyatakan, seluruh yang terlibat baik KPPS, pengawas TPS dan juga saksi harus menjalani rapid atau swab test. “Selama ini regulasi yang mengatur baru sebatas petugas KPPS dan pengawas TPS serta PPK dan PPS yang di test. Padahal saksi juga berada di TPS dalam,” ucapnya.

Sementara, Tenaga Ahli Media Humas KPU RI, Indoyanu Muhamad menyampaikan KPU telah membuat regulasi, melakukan bimtek dan simulasi yang mendalam terkait teknis penyelenggaraan Pilkada.

“Termasuk pelayanan pasien Covid-19 dengan protokol yang ketat sesuai PKPU. KPU RI mendorong partisipasi dari pemilih sebagai bentuk aktualisasi nilai nilai kebangsaan dalam bentuk partisipasi dalam demokrasi,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00