Blunder, IBH: Saya Ngajak Sekamar itu Maksudnya Untuk Cucu Saya, Bukan Bu Afifah

KBRN, Depok : Viral pemberitaan pelecehan seksual verbal yang dilontarkan oleh bakal calon Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono terhadap bakal calon Wakil Walikota Depok Afifah Alia saat pemeriksaan kesehatan di RSUP Dr Hasan Sadikin, Bandung, direspon oleh Imam Budi Hartono (IBH). 

Seperti diketahui, pelecehan verbal tersebut terjadi, saat petugas rumah sakit membagikan kamar bacalon Afifah, IBH melontarkan ucapan "Sekamar sama saya saja bu Afifah". Ucapan IBH itu membuat Afifah merasa telah dilecehkan sebagai kaum perempuan.

Karena sudah viral di media, IBH pun merespon bahwa ucapannya itu sebenarnya bertujuan untuk mencairkan kekakuan komunikasi sesama kandidat paslon. Ia beralasan yang dimaksud dengan ucapan "Sekamar sama saya saja bu Afifah" sebenarnya ditujukan kepada cucu IBH yang kebetulan bernama Afifah.

"Jadi yang saya ajak sekamar sama saya saja bu Afifah adalah cucu saya bukan beliau," kata IBH saat dikonfirmasi RRI, Jumat (11/9/2020).

Lagi, kata IBH, mungkin saat dirinya melontarkan ucapan itu, tidak terdengar sepenuhnya oleh Afifah. Padahal, sambungnya, ada lanjutan kalimat "cucu saya", setelah "Sekamar sama saya saja bu Afifah" tetapi mungkin tak terdengar oleh Afifah.

“Karena jarak duduk kita berempat berjarak, mungkin gak kedengar lanjutan ucapan kalimat saya yang menyebut nama cucu saya," kilahnya.

"Afifah itu artinya kesederhanaan,” imbuhnya lagi.

Uniknya, cucu IBH yang dimaksud tidak ada dilokasi ketika ia melontarkan ucapan itu kepada Afifah. Karena Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna mengatakan, tidak ada anggota keluarga lainnya yang hadir di RSUP Dr Hasan Sadikin selain kedua bacalon didampingi perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Komisioner Bawaslu Kota Depok.

"Setahu saya ngga ada anggota keluarga bacalon lainnya disitu (RSUP Dr Hasan Sadikin). Yang kami antar ke rumah sakit untuk tes kesehatan hanya kedua bacalon, setelah itu, udah kami tinggal pulang," tutur Nana.

Sementara itu, Afifah yang menjadi pasangan Pradi Supriatna pada pilkada Depok 2020 ini pun terpaksa menceritakan pengalaman tidak menyenangkan itu kepada publik. Sebab menurutnya selain ucapan itu tidak pantas diucapkan, hal itu mecerminka ketidak respect an yang bersangkutan terhadap kaum hawa.

Apalagi ucapan verbal melecehkan itu, datangnya dari salah satu kandidat calon pemimpin.

"Bukan ini saja saya merasa telah dilecehkan. Sebelumnya juga, saya pernah di bully soal tampilan wajah, ber make up dan tidak ber make up oleh pihak lawan. Saya berharap ucapan-ucapan tendensius dan merendahkan kaum perempuan seperti itu tidak terjadi lagi ke depan. Marilah bertading di pilkada ini dengan santun," harap Afifah.

Sebagai informasi, kontestasi pilkada Depok 2020 diikuti oleh dua bakal pasangan calon yaitu Pradi Supriatna-Afifah Alia di usung oleh parpol Gerindra, PDIP, PSI, PKB, PAN dan Golkar. Dan bacalon Idris Abdul Somad-Imam Budi Hartono di usung oleh parpol PKS, PPP dan Demokrat. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00