Agar Tidak Menjadi Sapi Perahan, Hentikan Bancakan di BUMN

Koordinator Komite Aksi Mahasiswa Anti Korupsi (KAMAK) Usra Wailung

"Menteri BUMN yang berlatar belakang pebisnis sukses, bukan dari partai politik, harus melakukan langkah berani dan konsisten. Jangan biarkan BUMN kita terus menjadi sarang penyamun, menjadi tempat bancakan kelompok politik tertentu", ujarnya.

Seperti yang sempat ramai diberitakan, tekanan Adian Napitupulu pada Menteri BUMN yang disinyalir terkait dengan upaya menitipkan kepentingan tertentu di perusahaan plat merah.

"Seandainya mengandung kebenaran, hanya lah puncak gunung es dari ragam tekanan kelompok interest yang menyasar BUMN," ucap Usra.

Lebih lanjut, Usra yang sedang menyelesaikan studi Magister Hukum di Universitas Muhammadiyah Jakarta ini mengingatkan, secara aturan main sesungguhnya pengelolaan BUMN sudah diatur dengan baik, hanya tinggal komitmen dan konsistensi dalam menjalankan aturan tersebut yang diharapkan publik.

"Jika tidak ada perubahan, maka BUMN akan terus menjadi sapi perah tanpa bisa memiliki daya ungkit bagi ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat, terlebih kini menghadapi tantangan luar biasa akibat pandemi. Jangan sampai setelah pandemi berlalu, sebagian BUMN kita hanya tinggal nama," pungkas Usra mengingatkan. (IRV)

Halaman 2 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00