Haris Pertama Didukung 34 DPD KNPI, Kongres Maluku Hadirkan Calon Tunggal

KBRN, Jakarta : Kongres ke-XVI Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Indonesia (DPP KNPI) di Ternate, Maluku Utara tampaknya akan menghasilkan calon tunggal.

Seperti diketahui, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama kembali maju menjadi calon pemimpin organisasi pemuda Indonesia untuk periode yang kedua.

Kongres DPP KNPI yang dilaksanakan 15-22 Mei 2022 ini, mengusung tema "Sinergi Pemuda, Indonesia Bangkit" serta mengusung visi "KNPI Untuk Rakyat".

Ketua penyelenggara Amin Ngabalin menjelaskan, Kongres DPP KNPI tahun 2022 ini hanya menghasilkan satu calon Ketua Umum yakni, Haris Pertama.

"Saat ini Haris telah didukung oleh seluruh DPD KNPI Provinsi di 34 DPD, dan 78 OKP yang berhimpun di DPP KNPI, sehingga tidak mungkin lagi ada calon lain," ujarnya, Selasa (17/5/2022).

"Karena untuk mencalonkan diri menjadi ketua umum harus mendapatkan rekomendasi dari DPD Provinsi dan OKP," tambah Amin Ngabalin.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ketua Pokja Kandidat Raden Umar. Ia menyatakan hanya ada satu calon yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum.

"Sampai saat ini hanya ada satu calon yang mendaftar, yakni Haris Pertama yang bersedia kembali maju sebagai calon Ketua Umum DPP KNPI untuk periode kedua," kata Raden Umar.

Raden Umar menegaskan bahwa hanya ada satu calon yang mendaftar sejak dibuka pencalonan sebagai calon Ketua Umum DPP KNPI. "Sejak dibuka hanya satu orang yang mencalonkan diri menjadi Ketua Umum DPP KNPI," ucap Umar.

Ia pun mengatakan bahwa berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) DPP KNPI pasal 4 ayat 2 mengatur tentang syarat-syarat calon Ketua Umum.

"Kriteria calon Ketua Umum itu tidak melebihi 2 (dua) periode sebagai Ketua Umum, dan pernah atau sedang menjabat sebagai unsur Pimpinan Dewan Pengurus Pusat KNPI dan atau Unsur Pimpinan OKP Tingkat Nasional," papar Umar.

Lebih lanjut Umar menjelaskan tentang tahapan yang telah dilaksanakan oleh SC Pokja Kandidat Ketua Umum setelah SK penyelenggara Kongres terbit dengan melaksanakan rapat-rapat teknis dari tanggal 9, 12 dan 13 Mei 2022.

Namun, lanjut Umar, sampai saat ini hanya Haris Pertama yang muncul didukung penuh oleh 34 DPD KNPI Provinsi dan mayoritas OKP.

"Sedangkan dalam AD/ART diatur cukup mendapatkan rekomendasi dukungan tertulis dari 1 (satu) DPD KNPI Provinsi, serta sekurang-kurangnya 5 (lima) OKP Tingkat Nasional yang berhimpun dalam KNPI dan berstatus sebagai peserta Kongres KNPI," pungkas Umar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar