SAPMA Pemuda Pancasila Apresiasi Perjanjian FIR Indonesia-Singapura

KBRN, Jakarta : Pengurus Pusat Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) mengapresiasi pencapaian Pemerintah yang telah berhasil membuat perjanjian Flight Information Region (FIR) antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Singapura.

Sekjen SAPMA Pemuda Pancasila Willy Danandityo menyatakan, perjanjian FIR memberikan otoritas penuh kepada pemerintah Indonesia untuk pengelolaan aerodome di atas wilayah teritori udara nasional, yakni di atas sekitar wilayah perairan Kepulauan Natuna dan Kepulauan Riau.

Pengurus Pusat SAPMA PP menilai perjanjian FIR menjadi salah satu poin kinerja terbaik Presiden Jokowi, setelah 76 tahun FIR ruang udara Natuna dikelola Singapura.

“Penandatangan perjanjian FIR merupakan sebuah capaian yang luar biasa bagi kedaulatan ruang udara nasional Indonesia. Upaya negosiasi Indonesia dengan Singapura mengambil alih FIR sudah dilakukan sejak 1990-an, hingga akhirnya bisa terwujud saat ini," ujar Willy di Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Perjanjian FIR, kata Willy, memiliki dampak manfaat yang sangat positif bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki kedaulatan mutlak atas ruang udara nasional.

"Artinya, kedepannya tidak akan ada lagi berbagai celah di ruang udara nasional yang dimanfaatkan oleh pihak asing, tanpa sepengetahuan dari pihak militer maupun Pemerintah Indonesia," kata Willy.

SAPMA PP pun berharap Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan bersama TNI, kedepannya harus semakin memperkuat kemampuan pertahanan udara, utamanya radar udara dan skuadron penangkal.

Menurut dia, pencapaian FIR wajib diikuti dengan penguatan kemampuan radar komersial dan militer, dengan adanya kapasitas air traffic management yang berstandar internasional.

“Mengingat, sejatinya Indonesia bertanggung jawab kepada masyarakat internasional atas keselamatan dan keamanan navigasi penerbangan di seluruh wilayah udara nasional dan global,” pungkas Willy.

Diketahui, Indonesia dan Singapura telah berhasil menyepakati perjanjian mengenai FIR. Presiden Joko Widodo mengatakan ruang lingkup Jakarta kini melingkupi seluruh wilayah udara di perairan sekitar Kepulauan Riau dan Kepulauan Natuna.

"Sementara dengan penandatangan perjanjian FIR, ruang lingkup FIR Jakarta akan melingkupi seluruh wilayah udara teritorial Indonesia. Terutama di perairan sekitar Kepulauan Riau dan Kepulauan Natuna," ucap Jokowi dalam pernyataan pers di akun resmi YouTube milik Sekretariat Presiden, Selasa (25/1/2022) kemarin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar