Barikade 98 Tegaskan Jadi Garda Terdepan Jaga Kebhinekaan

“Barikade 98 akan berdiri paling depan melawan kelompok anti Pancasila yang berjubah agama yang menebar intoleransi. Jangan sampai ada paham yang mendisintegrasikan persatuan Indonesia tumbuh di negeri ini,” tegas Benny.

Ia menjelaskan, Barikade 98 tidak akan tinggal diam dengan gerakan ideologi tandingan yang bertujuan melemahkan Pancasila.

“Pemerintah tengah bekerja serius melakukan pembangunan malah dicecar dengan fitnah kejam dan adu domba dari kelompok pembenci. Bahaya laten orde baru harus kita lawan. Kita lawan siapapun di negara ini yang gencar menggerogoti Pancasila,” ucap Benny.

"Kita konsisten berada di baris depan  akan melawan kelompok anti Pancasila yang berjubah agama, menebar intoleransi,” tambahnya.

Aktivis yang dikenal nasionalis itu mengatakan kerja-kerja Jokowi yang berpihak pada masyarakat telah dilaksanakan secara terukur. Karenanya, Barikade 98 tidak tinggal diam dengan gerakan adanya ideologi tandingan yang bertujuan melemahkan Pancasila.

“Merdeka untuk berdaulat adalah cara Barikade 98 mengawal dan mengisi kemerdekaan. Ingat empat musuh utama Barikade 98. Di antaranya, melawan kelompok proxy dari black market ideologi, seperti HTI dan kaum ekstremisme serta terorisme, pengusaha hitam dan kroni cendana, mafia ekonomi nasional, serta kelompok oligarki orde baru,” paparnya.

Benny juga secara terang-terangan menabuh genderang perang atas tumbuh kembangnya watak otoritarianisme yang membuat demokrasi hari ini menjadi seperti tersandera.

“Melawan praktek politik anti Pancasila dengan membuat edukasi mencintai Pancasila. Kita haramkan dan lawan siapapun di negara ini yang gencar menggerogoti Pancasila,” pungkas Benny.

Pengukuhan DPW Barikade 98 Sulteng tersebut dihadiri Komandan Kotimahatidana Pemuda Pancasila Sulteng H Hidayat, Kepala Staf Kotimahatidana Pemuda Pancasila Sulteng Sudaryano Lamangkona, serta Ketua GP Ansor Sulteng Alamsyah Palenga.

Halaman 2 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar