Waras Wasisto : Pekan Depan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Dijadwalkan Bertemu Arteria Dahlan

Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDIP, Waras Wasisto saat memberikan keterangan kepada wartawan, dalam acara Sosialisasi Sketsa Kebangsaan bersama Jurnalis se-Kota Bekasi, Sabtu (22/1/2022). (Foto : Erik Hamzaj, RRI Jakarta)
Anggota KPU Jawa Barat Idham Cholik (kiri) dan Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat Waras Wasito (tengah) saat acara Sosialisasi Sketsa Kebangsaan bersama Jurnalis se-Kota Bekasi, Sabtu (22/1/2022). (Foto : Erik Hamzaj, RRI Jakarta)

KBRN, Bekasi : Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang mewakili Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dijadwalkan bertemu dengan anggota Komisi III DPR RI yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan.

Pertemuan yang salah satunya difasilitasi oleh Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDIP Waras Wasisto tersebut, bertujuan untuk mencairkan situasi yang sempat memanas, akibat pernyataan Arteria Dahlan yang menyinggung penggunaan bahasa Sunda saat rapat di DPR RI dengan Jaksa Agung.

Waras Wasisto mengatakan, pertemuan antara Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum sebelumnya dijadwalkan bisa terlaksana pada pekan ini. Namun, karena Arteria Dahlan sedang ada kegiatan diluar kota, pertemuan itu kemudian diundur dan dijadwalkan ulang pada pekan depan.

"Nawaitu atau tujuan dari dialog (pertemuam antara Uu Ruzhanul Ulum dengan Arteria Dahlan) ini, adalah untuk mencairkan situasi," ujar Waras, saat acara Sosialisasi Sketsa Kebangsaan, bersama Jurnalis se-Kota Bekasi di Perumahan Kemang Pratama, Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (22/1/2022). 

Terkait polemik yang sempat timbul akibat pernyataan Arteria Dahlan, Waras Wasisto mengatakan DPD PDIP Jawa Barat dan Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat, sudah mengirim surat ke DPP PDIP.

Pihak DPP PDIP melalui Komarudin Watubun dan Sekjen Hasto Kristiyanto kata Waras, sesuai kewenangannya, juga sudah memberikan sanksi dan teguran keras kepada Arteria Dahlan. 

Kendati begitu, Waras menegaskan tidak ada niat sedikitpun dari Arteria, apalagi atas nama PDIP untuk menyinggung dan menyakiti perasaan masyarakat Sunda.

"Itu hanya keseleo omongan di forum resmi sebagai anggota DPR. Sekali lagi, atas nama PDIP dan anggota dewan, saya meneruskan pernyataan Arteria untuk meminta maaf kepada masyarakat Sunda dan Jawa Barat," kata Waras.

Meski Arteria Dahlan secara resmi juga sudah meminta maaf kepada masyarakat Jawa Barat, namun Waras tetap menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum, apabila ada pihak-pihak yang tetap melaporkan kasus ini ke kepolisian.

"Saya bicara pada konteks kepartaian, dimana langkah sudah jelas dan sudah dilakukan. Tetapi menjadi hak masyarakat juga untuk melaporkan permasalahan ini ke Polda atau Polres. Kita tidak bisa melarang. Tinggal nanti dibuktikan saja, apakah pernyataan Arteria ada unsur hate speech (ujuran kebencian) atau tidak," tegas Waras.

Dalam kesempatan ini Waras Wasisto mengatakan, bahwa untuk menjelaskan secara langsung, pihak DPD PDIP Jawa Barat dan Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat, juga sudah melakukan audiensi dengan perwakilan masyarakat Jawa Barat.

"Dari video dan statement (pernyataan maaf Arteria) yang saya terima. Saya melihat dia tulus. Sebagai anak muda yang menurut saya punya potensi dan punya kemampuan baik. Mimiknya juga terlihat dia menyesali dan bukan hanya lip service. Body languange dia garuk-garuk kepala beberapa kali. Saya tidak belajar psikologis. Tapi saya melihat itu tulus," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar