Apresiasi Kinerja, Puluhan Orang Deklarasi jadi Relawan Erick Thohir

KBRN, Jakarta : Relawan Kerja Erick Thohir (Raket) Merdeka Provinsi DKI Jakarta mendeklarasikan diri untuk mendukung kinerja Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ketua Raket Merdeka Provinsi DKI Jakarta Riko Wesley menyatakan, dukungan ini diberikan secara sukarela tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Para relawan, katanya, menilai kinerja Erick di Kabinet Indonesia Maju memiliki prestasi dengan membawa perubahan yang lebih maju di BUMN.

“Kami di sini berkumpul dengan inisiasi yang sama, tanpa ada hal-hal kepentingan apapun, tapi murni sebagai dukungan kepada beliau (Erick) di pemerintahan saat ini,” ujar Riko usai acara deklarasi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (27/11/2021).

Riko mengaku, deklarasi relawan ini disampaikan secara spontanitas tanpa adanya koordinasi dengan Erick Thohir. “Semua kinerja ini kami lakukan secara musyawarah, saya sebagai ketua sifatnya hanya mengkoordinir yang menjadi aspirasi dari teman-teman relawan,” katanya.

Dia menilai ada beberapa terobosan yang dilakukan Erick. Pertama mengangkat dua Wakil Menteri BUMN demi efektivitas dan efisiensi kementerian, karena birokrasi yang efektif dan efisien merupakan misi Presiden RI.

Kedua, Erick menambah satu struktur baru di lingkup Kementerian BUMN yaitu Inspektorat Jenderal (Irjen). Fungsi dari Irjen adalah melakukan pengawasan, baik di lingkup internal kementerian itu sendiri maupun di perseroan. “Kehadiran Irjen merupakan bentuk upaya Erick mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik,” ucapnya.

Ketiga, Erick juga merestrukturisasi para pejabat di kementeriannya. Ini artinya Erick menyapu bersih seluruh pejabat eselon I.

Sementara, terobosan Erick di luar Kementerian BUMN adalah cepat tanggap melawan COVID-19 dengan mendatangkan alat PCR dan menyulap aset BUMN menjadi RS Darurat COVID-19.

Selain itu, BUMN Krakatau Steel di masa Erick mengalami keuntungan Rp 800 miliar, setelah lama merugi sejak 2012 lalu.

“Erick juga mampu meraih skor tertinggi dalam penerapan sistem merit. Saat ini Kementerian BUMN telah mengantongi nilai 319, sama dengan Kementerian Keuangan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar