Sekjen PP Apresiasi Menpora, Minta Pengkritik Obyektif

KBRN, Jakarta : Sekjen MPN Pemuda Pancasila Arif Rahman memuji keberhasilan pelaksanaan PON XX di Papua sebagai prestasi Menpora Zainudin Amali.

Arif menilai PON XX Papua bukan sekedar prestasi olah raga, tetapi juga capaian kinerja Presiden Joko Widodo secara utuh dan jadi bukti bahwa negara hadir di Indonesia timur.

Arif pun mengapresiasi kesuksesan gelaran olahraga nasional di Papua di tengah isu soal keamanan dan separatisme. Menpora berhasil membuktikan kredo, olahraga itu mempersatukan.

"Pilihan penyelenggaraan PON di Papua sungguh langkah tepat. Apalagi selama ini Papua dan Indonesia timur termasuk penyumbang atlet kaliber internasional. Tetapi, sejak Indonesia berdiri belum pernah ada PON di Papua. Bahkan untuk Indonesia timur pun ini kali kedua,” ujar Arif di Jakarta, Kamis (21/10/2021).

"Adanya pandangan negatif terhadap kinerja Menpora, akibat mereka tidak objektif dalam menilai kinerja Zainudin Amali. Saya minta pihak yang rajin nyinyir terhadap kinerja Menpora agar berpikir objektif dan melihat capaian yang dilakukan oleh Menpora," tambah Arif.

Dia menambahkan, kesiapan venue dan pergelaran yang tertib menunjukkan koordinasi yang optimal dari Menpora. Sehingga kegiatan yang digadang-gadang memiliki selebrasi pembukaan setara Asian Games, ini berjalan lancar. "Dan ini menjadi semacam etalase bagi dunia luar tentang pembangunan di Papua," ucap Arif.

Hanya berselang hari katanya, dunia olahraga Indonesia kembali memberikan berita bahagia. Tim Thomas Indonesia berhasil membawa pulang piala Thomas yang telah berkelana 19 tahun.

"Terakhir Tim Bulutangkis pria Indonesia mendapat piala bergengsi ini tahun 2002. Berkat pembinaan yang baik dan terukur, kini piala prestisius itu kembali ke pangkuan ibu pertiwi," ungkap Arif.

Meskipun ada insiden Merah Putih tidak boleh dikibarkan saat penganugerahan piala Thomas 2021. Hal ini akibat dari lambatnya Lembaga Anti Doping Indonesia (LIDA) merespon surat teguran dari World Anti Dopping Agency (WADA).

Selanjutnya : Kemenpora

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00