Kasus Covid-19 Melonjak, Kepala Daerah Diminta Hentikan Pencitraan

KBRN, Jakarta : Kepala Daerah diminta untuk tidak lagi melakukan pencitraan menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Sebab, kasus Covid-19 di beberapa daerah saat ini meningkat signifikan.

Hal itu diungkapkan Koordinator Nasional Sahabat Airlangga, Deden Nasihin di sela-sela Diskusi Publik dengan tema 'Kasus Covid Naik Signifikan, Kepala Daerah Sibuk Pencitraan' yang digelar secara daring, Jum'at (18/6/2021).

Karena itu, Deden meminta agar Kepala Daerah fokus menangani melonjaknya kasus Covid-19 di daerahnya masing-masing. Diketahui, kasus Covid-19 di beberapa Provinsi saat ini sedang meningkat. Seperti yang terjadi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, zona merah Covid-19 meningkat menjadi 29 wilayah per 13 Juni 2021. Pekan sebelumnya, hanya ada 17 daerah berstatus zona merah Covid-19 per 6 Juni 2021. Jumlah itu meningkat dari pencatatan per 30 Mei 2021 yang hanya 13 daerah berstatus zona merah Covid-19.

Pekan sebelumnya, hanya 10 daerah berstatus zona merah Covid-19 per 23 Mei 2021. Lalu sepakan sebelumnya atau pada 16 Mei 2021, hanya ada 7 daerah berstatus zona merah Covid-19.

Satgas Covid-19 juga mendata, hingga Selasa (15/6/2021) ada tambahan 8.161 kasus baru positif Covid-19 di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.927.708 kasus positif Covid-19.

"Ketika masih menjadi penyelenggara negara, kewajiban yang harus dilakukan adalah melayani masyarakat, bukan malah memanfaatkan panggung kekuasaannya demi kepentingan pribadi," kata Deden.

Dia pun berharap supaya setiap penyelenggara negara bersedia melepas atribut dan kekuasaannya jika ingin mengejar ambisi politik.

"Apa yang dilakukan Pak Airlangga (Menko Perekonomian) itu bisa menjadi contoh. Pak Airlangga sangat berkesempatan untuk memanfaatkan jabatannya demi kepentingan politik. Namun, ini tidak dilakukan. Pak Airlangga justru fokus menangani pandemi dan memulihkan ekonomi," kata Deden.

Menurut Deden, Airlangga yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) memiliki modal dan peluang yang cukup tinggi untuk menjadi calon presiden saat Pilpres 2024.

Sebagai Menko Perekonomian dan Ketua KPCPEN, Deden mencontohkan, Airlangga berhasil mengkoordinasi segenap Kementerian dan Lembaga dalam menyusun beragam kebijakan dan strategi untuk menjadikan Indonesia pulih dari pandemi.

Di sektor ekonomi, strategi Airlangga juga membuat perekonomian Indonesia semakin tumbuh positif. "Alhamdulillah, Pak Airlangga terus fokus atasi pandemi dan pulihkan ekonomi," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00