Setelah PPK, Kadis dan PPHP Dinas Damkar kembali dipanggil Kejaksaan

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Raden Gandara Budiana, keluar dari Kantor Kejari Depok, Kamis (17/6). FOTO RRI/Rido Lingga

KBRN, Depok: Setelah dimintai keterangan oleh jaksa penyelidik Seksi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok selama 7 jam. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Raden Gandara Budiana, keluar dari Kantor Kejari Depok, pukul 16:00 WIB, Kamis (17/6/2021). 

Hari ini merupakan panggilan kedua terhadap RGB terkait kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan sepatu, dan pakaian dinas lengkap (PDL) tahun anggaran 2017-2019, dana Covid-19, dan pemotongan gaji tenaga honorer untuk iuran BPJS. 

"Seksi Pidsus melakukan Permintaan keterangan terkait dengan perkara Tipikor belanja sepatu PDL pada Dinas Damkar tahun 2017-2019," kata Kasie Intelijen Kejari Depok Herlangga Wisnu Murdianto, kepada RRI. 

Selain RGB, jaksa penyelidik juga meminta keterangan terhadap M selaku Pejabat Pemeriksaan Hasil Pekerjaan (PPHP) belanja sepatu PDL Dinas Damkar tahun 2019. 

"Hari ini ada 2 orang yang dipanggil. Pak RGB selaku Pengguna Anggaran (PA) Dinas Damkar dan M selaku PPHP Dinas Damkar untuk pengadaan sepatu PDL tahun 2019," ujarnya. 

Sebelumnya, pada Rabu 16 Juni 2021, jaksa penyelidik Seksi Pidsus kembali memanggil 2 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Damkar Depok inisial ASA dan WN serta seorang penjahit inisial DS 

Diketahui ASA adalah PPK pengadaan sepatu PDL Dinas Damkar tahun anggaran 2017-2018. Sedangkan WN adalah PPK pengadaan sepatu PDL Dinas Damkar tahun anggaran 2019. Sementara DS adalah penjahit yang terlibat pada pengadaan sepatu PDL Dinas Damkar tahun 2019. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00