Momen Genjot Pertanian,Penyuluh Terima SK ASN PPPK

KBRN, Jakarta : Di saat sektor lain terdampak Covid-19, pertanian menjadi salah satu sektor yang mampu tumbuh positif. Momentum ini bisa dijaga dengan bertambahnya semangat para Penyuluh Pertanian ketika menerima SK sebagai ASN PPPK. Penyuluh yang telah diangkat menjadi ASN PPPK pun diminta memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kinerja dalam menggenjot pembangunan pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan penyuluh harus menjalani peran dengan baik setelah diangkat menjadi ASN PPPK.

"Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Penyuluh harus memastikan produksi pertanian bisa terus berlangsung. Dengan status barunya, penyuluh kita harapkan bisa bekerja lebih baik lagi," ujarnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengutarakan hal serupa.

"Peran penyuluh sangat penting dan sangat dibutuhkan. Penyuluh harus turun ke lapangan mendampingi petani, serta memastikan pertanian bisa terus menyediakan pangan bagi masyarakat," katanya.  Di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, yang juga termasuk dalam lokasi  program IPDMIP, penyerahan SK ASN PPPK diserahkan langsung oleh Plh.Bupati Widya Putra, didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Lima Puluh Kota Aneta Budi Putra. SK diserahkan di Halaman Kantor Bupati Lima Puluh Kota, Kamis (25/2/2021)

PPPK yg menerima SK sebanyak 132 orang, terdiri dari 55 orang penyuluh pertanian, 10 tenaga kesehatan, dan 67 guru.

Plh. Bupati Lima Puluh Kota Widya Putra mengatakan, momen tersebut adalah hari bersejarah bagi Kabupaten Lima Puluh Kota.

"Karena untuk pertama kalinya Kabupaten Lima Puluh Kota melantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)," urainya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00