Ajang RJIT Ditjen PSP Kementan Bantu Petani

KBRN, Jakarta : Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy mengatakan RJIT dilakukan untuk mendukung aktivitas pertanian.

“RJIT bukan hanya membenahi saluran irigasi yang bermasalah. Tetapi juga memaksimalkan fungsi saluran, agar luas areal tanam bisa bertambah." tuturnya.

Kegiatan RJIT ini dikelola Kelompok Tani di Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Cirebon. Kelompok tani yang diketuai Makdori ini memiliki lahan seluas 37 hektar yang ditanami padi dan sesekali ditanami jagung saat ketersedian air berkurang*.

“Bantuan rehabilitasi jaringan irigasi tersier melalui dana APBN sebesar Rp 55 juta, dengan target 140 meter, berkat swadaya  masyarakat realisasi jaringan yang dibangun mencapai panjang 162 meter,” katanya.

Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) yang dilakukan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, sangat dirasakan manfaatnya oleh petani di Kecamatan Panguragan, Kab Cirebon, Jawa Barat. RJIT bisa mengairi lahan seluas 100 hektare.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, kegiatan RJIT dilakukan untuk memastikan lahan pertanian mendapatkan irigasi yang akan menjamin kebutuhan air hingga panen.

“Pengelolaan air  dilakukan petani untuk memastikan lahannya bisa terus berproduksi. Pengelolaan air bisa dilakukan salah satunya dengan cara merehabilitasi jaringan irigasi,” tutup Mentan SYL, Jumat (25/9/2020).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00