Bantuan Subsidi Karyawan Terialisasi Rp 3,6 Triliun

Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin

KBRN, Jakarta : Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengatakan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi karyawan yang berpenghasilan dibawah Rp 5.000.000 dan terdampak wabah Covid-19 sudah terealisasi sebesar Rp 3,6 triliun. 

"Saat ini sudah terdapat dua batch pekerja yang telah menerima program bantuan tersebut, senilai Rp 600.000 per bulan selama empat bulan kedepan. Target anggaran yang akan disalurkan oleh pemerintah untuk bantuan ini mencapai Rp 7 triliun hingga akhir bulan September," kata Budi, dalam Diskusi virtual Media Forum Merdeka Barat 9 bertajuk "Bantuan Subsidi Upah dan Prakerja, Untuk Siapa ?” Kamis (17/9/2020).

Lebih lanjut  Budi menjelaskan, total anggaran dari program ini sebanyak Rp 37,8 triliun yang akan akan diterima oleh sebanyak 15,7 juta karyawan yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan Haiyani Rumondang menjelaskan, proses validasi penerima program BSU akan dilakukan selama empat hari. Pengecekan secara mendalam akan dilakukan oleh Kementerian ketenagakerjaan, sebagai upaya menjamin BSU tepat sasaran.

"Proses ini dilakukan agar penerima manfaat benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga, penerima manfaat dapat tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan pekerja yang terdampak dari pandemi saat ini," ujarnya.

Hingga saat ini, BSU sudah memasuki gelombang pertama dan sampai pada batch ketiga. Terkait penyaluran Batch 1 sudah sebesar 99,32 persen, Batch 2 sudah sebesar 99,28 persen, dan Batch 3 sudah mencapai 40,9 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00