Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Sekolah Lapang IPDMIP

KBRN, Jakarta : Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo  yang kerap mengajak petani dan penyuluh untuk terus turun ke lapangan.

“Petani dan penyuluh harus terus ke lapangan, jangan berhenti menanam. Karena hanya dengan menanam kita bias memperkuat ketahanan pangan. Pertanian tidak boleh berhenti. Pertanian tidak boleh bersoal,” tutur Mentan SYL, Senin (10/8)

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi menerangkan Kelompok Tani (Poktan) Tengkok Onyak, di Daerah Irigasi (DI) Bilekere Desa Jelantik Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, memanfaatkan kegiatan Sekolah Lapang (SL) program IPDMIP untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Karena di masa pandemi Covid-19, kita tidak bisa tergantung kepada pangan impor. Pangan lokal kita sangat banyak dan kaya karbohidrat serta bisa dimanfaatkan sebagai pengganti beras,” tuturnya.

Pelaksanaan Sekolah Lapang III ini direncanakan dilakukan selama musim kemarau dengan 12 kali pertemuan, dimulai pada bulan Agustus samai November 2020. Pembukaan SL III dilaksanakan 6 Agustus 2020 yang lalu dan dihadiri Kepala UPT Hama Penyakit Tanaman (HPT) dan Keswan Kecamatan Jenggat. Pemateri Koordinator penyuluh Kec Jonggat, dengan materi Jarak Tanam dan Populasi Tanam, kemudian pada tanggal 11 Agustus 2020 besuk Pemupukan dan Menguji Unsur Hara Tanah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00