Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Melalui Populasi dan Daya Saing

Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk

KBRN, Jakarta : Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memberi Penghargaan Upakarti kepada pihak yang berprestasi dalam pengembangan industri kecil dan menengah (IKM). Penghargaan ini sebelumnya telah diberikan kepada 1.130 orang maupun instansi sejak tahun 1985. 

Dalam hal ini, Kemenperin menyiapkan sejumlah program agar sektor IKM dapat terus berinovasi dan berkreasi. Adapun dua program besar yang dijalankan, yakni memperbanyak populasi IKM serta meningkatkan daya saing.

"Untuk meningkatkan jumlah atau populasi IKM, kita aktif melakukan kegiatan atau program untuk penumbuhan wirausaha baru. Baik wirausaha baru yang kami bidik di wilayah prioritas, dan juga wirausaha baru dengan mengoptimalkan ide-ide dan kreatifitas anak muda," ujar Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah, Reni Yanita dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Upakarti 2022: Bangkit Bersama Industri Kecil dan Menengah" yang digelar secara daring, Senin (8/8/2022). 

Sementara itu, dalam meningkatkan daya saing IKM, Kemenperin mengurai berbagai permasalahan yang dihadapi. Beberapa di antaranya dari sisi bahan baku, akses mendapatkan bahan baku dan bahan penolong dalam proses produksi.

"Kami juga melakukan kegiatan pendampingan atau bimbingan teknis terhadap teknologi. Di sana kami juga melakukan fasilitasi untuk akses ke pembiayaan yang murah dan juga relaksasi untuk industri kecil dan menengah. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita membuka akses pemasaran yang seluas-luasnya," kata Reni.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar