Lifetime Design Wadahi Arsitek dan Desain Interior Kembangkan Kreativitas

CEO Lifetime Design, Rahmat Fauzan

KBRN, Jakarta : Konsultan dan jasa desain interior rumah (Lifetime Design) memberikan wadah kepada arsitek dan desainer untuk bertukar pikiran. Hal ini dimaksudkan, agar pemikiran dan ide kreativitas para pelaku terus berkembang dan bisa memuaskan apa yang diinginkan konsumen.

CEO Lifetime Design Rahmat Fauzan mengatakan, pihaknya berencana membuat komunitas yang di dalamnya berisi arsitek dan desain interior.

"Komunitas ini nantinya bertujuan untuk melakukan edukasi untuk sesama. Tujuannya untuk menambah pengetahuan, dan mempermudah kerja mereka dalam melayani pelanggan," kata Rahmat, pada pembukaan showroom Lifetime Design di Sumarecon, Tangerang, Banten, Jumat (1/7/2022).

Menurut Rahmat, dirinya membebaskan anggota komunitas untuk menggunakan showroom Lifetime Design yang sudah dibangun diberbagai kota besar di Indonesia.

"Mereka (arsitek dan desain interior) tidak perlu lagi mengajak pelanggan untuk melakukan rapat di mall, atau coffe shop, karena saya memberikan kebebasan mereka untuk rapat di outlet kami," kata dia.

Dia mengklaim, banyak keuntungan yang bisa didapatkan ketika mengadakan rapat bersama pelanggan di showroom Lifetime Design. Diantaranya, banyaknya contoh bahan-bahan untuk desain interior seperti bahan untuk kursi, gorden, bahkan jenis kayu untuk pembuatan furniture.

Rahmat menyampaikan, kalau niat baiknya membuat komunitas itu murni hanya ingin menyatukan arsitek dan desainer di Indonesia sehingga yang masih muda bisa kita bimbing.

"Jadi kebanyakan orang dapet pelanggan lalu bingung mau ngapain. Kita beneran bernit untuk memberikan bantuan awal, jadi ketika dapat klain silahkan datang kita bisa bimbing tanpa ada timbal balik apapun," ujarnya.

Namun demikian, dia tidak menutup diri kalau kedepan komunitas yang dibuat itu bisa memberikan pemasukan tambahan buat bisnisnya tersebut. "Kalau dari pelanggan yang tergabung dalam komunitas Lifetime Design ada yang tertarik dengan produk kami, ya silahkan diorder. Kan itu bagian dari rejeki," kata Rahmat.

Untuk itu lanjut Rahmat, dirinya benar-benar berharap agar arsitek dan desain interior itu dipandang setara seperti jasa yang sudah normal di luar sana misalnya seperti pengacara ataupun dokter. Karena mereka bagian dari konsultan. 

"Kita pengen mengedukasi masyarakat dan membantu prosesnya, karena kebetulan kita baru buat. Jadi agar fundamentalnya menjadi kuat, saya mengundang mereka untuk bersama-sama maju kembangkan ide dan kreativitas untuk memperkaya dunia desain interior dan arsitektur Indonesia," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar