Menuju Jakarta Smart City 4.0, BI Luncurkan SIAP QRIS

KBRN, Jakarta : Dalam rangka memfasilitasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pasar tradisional dalam melakukan transaksi, Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta meluncurkan program SIAP (Sehat, Inovasi, Aman, Pakai) QRIS di Pasar Tradisional Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis ( 25/11/2021).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta Onny Widjanarko mengatakan Program SIAP QRIS merupakan alternatif pembayaran non tunai yang lebih cepat untuk UMKM, agar dapat terkoneksi dengan ekosistem digital, serta memiliki akses pembayaran (Payment).

"Karena di era pandemi ini kita kan harus jaga prokes, jadi kalau bisa transaksinya tidak kontak, tapi Contactless atau berjarak. Maksud dari program ini memang sasarannya adalah pasar, karena di pasar itu masih ada transaksi cash dan dengan non cash itu akan membantu para pedagang pasar untuk belajar menyusun laporan keuangan juga nantiny, karena semua kecatat. Kepraktisannya adalah tidak perlu kembalian, dan uangnya masuk langsung ke rekening," kata Onny.

Lebih lanjut Onny menegaskan, hingga 23 November 2021 penjual barang/jasa (merchant) di wilayah DKI Jakarta yang menggunakan QRIS telah mencapai 2.550.964 atau 17 persen dari total pengguna di seluruh wilayah Indonesia.

Dikatakannya, dengan SIAP QRIS untuk menuju Jakarta Smart City 4.0, tentunya memberikan peluang UMKM dalam memasuki lima akses penting dunia ekonomi, diantaranya akses keuangan, akses produksi, akses pasar, akses payment, dan akses logistik.

"Dengan SIAP QRIS dapat meningkatkan omsetnya. UMKM yang terkoneksi dengan ekosistem digital biasanya omsetnya meningkat antara 30-70 %. Jadi semuanya yang dilakukan murni untuk memfasilitasi UMKM agar mereka bisa lebih makmur, sejahtera, dan mereka naik kelas," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar