Bahas Sembilan Lompatan Besar dalam Menghadapi Tantangan Ketenagakerjaan, BBPLK Bandung buat Podcast Bersama Bupati Indramayu 

KBRN, Bandung : Sebagai bentuk implementasi untuk mendukung program Menteri Ketenagakerjaan, salah satu yang digagas oleh Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung adalah pelaksanaan Podcast yang ditayangkan secara live di Youtube.

Kali ini, Podcast BBPLK Bandung dibuat bersama Bupati  Indramayu, Hj. Nina Agustina  dengan tema  "Kebijakan Investasi Penyiapan SDM Daerah Berbasis Local Wisdom". Podcast dilakukan di Pendopo  Bupati  Jalan Mayjend Sutoyo Nomor 1E, Lemahabang, kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Podcast diantaranya membahas implementasikan sembilan lompatan besar dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan kedepan. Adapun  kesembilan lompatan besar tersebut yakni reformasi birokrasi, ekosistem digital siap kerja, transformasi  BLK.

"Kemudian, link and match ketenagakerjaan, transformasi kewirausahaan, pengembangan talenta muda, perluasan penempatan  pekerja migran indonesia (PMI), visi baru hubungan industrial, dan reformasi pengawasan,” ungkap Plt. BBPLK Bandung, Haryono, melalui siaran pers yang diterima RRI, Rabu (20/10/2021).

Ditempat yang sama, Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina mengatakan, kabupaten  Indramayu  merupakan  daerah  dengan potensi yang luar biasa. Sumber Daya Alam (SDA) luas lahan sawahnya mencapai 55,61 persen dari total luas lahan Kabupaten Indramayu. 

“Itulah yang membuat  Indramayu menjadi salah satu pemasok beras nasional terbesar se-Indonesia. Sebagai daerah pesisir pantai, Indramayu dikenal sebagai  penghasil ikan andalan Jawa Barat. Dan, di Jawa Barat rangking satu penghasil ikan, hampir 40 persen  dihasilkan dari Indramayu, 4.000 ton berupa ikan tangkap maupun olahan,” papar Nina Agustina.

Selain  itu  kata  Nina, saat ini  pihaknya sedang  menggebrak  produk  UMKM  Mangga  Gedong  Gincu sebagai ciri khas kuliner Indramayu. Buah Mangga dijadikan  bahan makanan seperti roti rasa mangga , brouwnis, dan  selai  rasa manga sebagai oleh-oleh  Indramayu,

“Jika  ada tamu yang datang ke Pendopo, sudah pasti  akan disuguhi roti rasa mangga, hal ini tentunya kami dalam rangka membantu UMKM  bergerak cepat untuk  meningkatkan perekonomian Kabupaten Indramayu. Kaerna dalam  mengembangkan  makanan pembuatan manisan mangga, disini anak-anak mudanya  yang kreatif,” bebernya 

Selain punya  khas  sendiri oleh- oleh roti, selai, manisan mangga, Kabupaten  Indramayu juga punya UMKM  Tenun,  yang mengerjakan  sebanyak 10  Sumber  Daya Manusia (SDM)  secara  manual.

“Saya  berharap, tenun  khas  ini  harusnya  dilestarikan, dan bisa menjadi muatan Lokal. Atau nanti BLK Indramayu bisa membuat pelatihan tenun untuk menggerakan UMKM agar perekonomian kabupaten Indramayu  terus berjalan,” pungkas Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00