BI Jakarta Dukung Pengembangan UMKM Sektor Pariwisata

Kepala BI Provinsi DKI Jakarta Onny Widjanarko (Kanan), Kepala SPTN Wilayah 1 Isai Yusidarta (Kiri)

KBRN, Jakarta : Dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta memiliki program pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan akses keuangan bagi pelaku usaha di sektor pariwisata.

Kepala Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Onny Widjanarko mengatakan pihaknya akan selalu memberikan dukungan penuh agar ekonomi di Jakarta dapat segera pulih di masa pandemi Covid-19. Dimana pihaknya telah memberikan sarana dan prasarana untuk menghidupkan sektor-sektor wisata UMKM, salah satunya di Pulau Kelapa 2, Kepulauan Seribu.

"Tentunya Bank Indonesia dengan programnya selalu memberikan dukungan penuh agar ekonomi ini pulih lagi. Tentunya pemulihan ekonomi ruang-ruangnya di UMKM. Karena UMKM meskipun jatuh tapi mudah bangkit. Ini kesempatan mumpung vaksinasi sudah luas, PPKM nya longgar, tunggu waktu saja. Kita hadir ke sini untuk mendukung persiapan pemulihan. Harapan kami tidak hanya sektor wisata yang bangkit tapi ekonominya juga bangkit," kata Onny saat melakukan kunjungan program pengembangan Ekowisata (Ecotourism) di Pulau Kelapa 2, Kepulauan Seribu, Kamis (16/9/2021).

Lebih lanjut Onny menjelaskan, bahwa pengembangan UMKM di Pulau Kelapa 2 ini sudah berkembang. Misalnya, seperti kuliner yang kompetitif, pelayanan yang ramah dan sudah ada yang menggunakan go digital. Menurutnya, hal tersebut  memenuhi syarat untuk menghidupkan lagi wisata di Kepulaun Seribu, terutama di Pulau Kelapa 2 yang akan menjadi destinasi wisata yang menarik. 

"Misalnya untuk UMKM pembibitan ikan kerapu kertang, dan kerapu bebek. Wisata dan dunia usahanya yang pernah kita bantu akan kita resmikan di bulan depan. Bantuan wisatanya ada berapa fasilitas Bank Indonesia juga turut membangun, seperti bangunan serba guna, pelestarian penyu, rumah apung, dan mangrove.  Kita terus akan mendukung bagaimana wisatanya jadi hidup ekonominya juga tumbuh," ujarnya.

Sementara itu, Ketua dari pelaku UMKM Pulau Kelapa 2 Hajizah mengatakan pihaknya merasa terbantu dengan adanya program pengembangan usaha dan binaan untuk UMKM dari Bank Indonesia. Dimana kebutuhan untuk memproduksi produk UMKM dipenuhi oleh Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

"Hasil binaan Bank Indonesia disini yaitu stik cumi, kerupuk ikan, dan krispy ikan. Masing-masing kita jual perbungkusnya Rp 12.500 untuk ukuran 75 gram. Binaan yang diberikan untuk masing-masing kelompok sudah berjalan sejak tahun 2015. Semua kebutuhan kita untuk produksi dipenuhi semua oleh Bank Indonesia. Alhamdulillah selama ini Bank Indonesia sangat membantu," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00