FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Subsidi Upah pada Pekerja Patuh Kepesertaan Jamsostek

"Data kepesertaan BPJAMSOSTEK tersebut merupakan data bank pekerja terbesar di Indonesia", tandasnya. Untuk itu, Anggoro mengingatkan pemberi pekerja untuk tertib kepesertaan Jamsostek dan selalu menjaga validitas datanya. Para pekerja juga harus selalu memastikan mendapat perlindungan BPJAMSOSTEK.

"Dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, pekerja terlindungi dari risiko kerja, dan juga mendapatkan nilai tambah seperti BSU. Pastikan kepesertaan tertib melalui aplikasi BPJSTKU dan cek di HRD masing-masing", tegasnya.

Untuk mengirimkan BSU, pekerja yang belum memiliki rekening Bank Himbara akan membuka rekening secara kolektif, dengan memenuhi beberapa kebutuhan data tertentu. 

"Kantor Cabang kami akan berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk mengumpulkan secara kolektif 7 data wajib untuk pembukaan rekening Bank Himbara, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama Lengkap, Tanggal Lahir, *Alamat Pemberi Kerja*, Nama Ibu Kandung, Telepon Selular dan Alamat Email. Mohon kerjasama pihak perusahaan agar proses ini dapat berjalan dengan lancar",

Anggoro juga mengungkapkan, data BSU dilakukan secara bertahap kepada Kementerian Ketenagakerjaan, sebagai pelaksana teknis BSU. Hal ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran meminimalisir terjadinya kesalahan distribusi BSU.

Selanjutnya : Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Subsidi Upah pada Pekerja Patuh Kepesertaan Jamsostek

Halaman 2 dari 3

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00